Titik api di OI turun drastis

Kamis, 06 September 2012 - 21:36 WIB
Titik api di OI turun...
Titik api di OI turun drastis
A A A
Sindonews.com - Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Ogan Ilir (OI) mencatat memasuki pertengahan September tahun ini titik api (hotspot) di Bumi Caram Seguguk mengalami penurunan dari 17 titik menjadi 7 titik api. Penurunan titik hotspot ini ditenggarai oleh peralihan musim dari kemarau ke hujan.

“Dari pantauan petugas melalui aqua teramodis satelit ditemukan hanya ada tujuh titik api di Kabupaten OI. Penyebabnya peralihan musim kemarau ke hujan, kendati hujan hanya sementara,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kehutanan, Dahniar Suarti, Kamis (6/9/2012).

Menurutnya, ada atau tidaknya titik hotspot tersebut sebenarnya tergantung dari tingkat suhu dan pemicunya. Jika tingkat suhu sudah berada lebih dari 150 derajat, maka barulah dikatakan ada titik hotspot.

“Ya, kebakaran belum tentu menjadi titik hotspot karena semua tergantung dari pemicunya, angin. Seperti bahan seng bisa menjadi titik hotspot karena seng berbahan yang mampu meningkatkan suhu panas,” ujarnya.

Untuk saat ini, masih kata dia, kecamatan yang tertinggi memiliki titik hotspot meliputi Kecamatan Muara Kuang, Inderalaya Utara karena kedua kecamatan itu memiliki obor abadi.

“Obor abadi bisa terpantau melalui satelit, termasuk tumpukan seng bersuhu tinggi. Ya, karena obor abadi sifatnya sudah permanen, jadi tetap terpantau terus melalui satelit,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan OI, Wawan Wiguna menambahkan, akan memberi sanksi tegas bagi masyarakat atau oknum yang melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Dia berharap, para petani maupun masyarakat tidak bermain-main dengan api karena sangat berdampak luas.

"Terkadang cara pembakaran hutan yang dilakukan itu sebuah tradisi petani untuk membuka lahan baru. Akibatnya titik api di wilayah OI semakin bertambah. Bahkan juga berdampak ke daerah lainnya di Sumsel,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
17 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
45 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
52 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved