Mayat tanpa identitas ditemukan di kios ayam goreng
Kamis, 06 September 2012 - 11:49 WIB
Mayat tanpa identitas ditemukan di kios ayam goreng
A
A
A
Sindonews.com - Mayat tanpa identitas ditemukan terbujur kaku di dalam kios ayam goreng tepung (fried chicken) di Jalan Semar, RT 1 RW 5, Kelurahan Cicendo, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Mayat tersebut pertama kali diketahui oleh Ipan pemilik kios sekitar pukul 08.20 WIB. Dirinya terkejut dengan penemuan mayat tersebut.
"Tadi pas mau jualan, saya kaget lihat ada orang tidur. Pas dibangunin ternyata sudah meninggal," tuturnya kepada wartawan di lokasi penemuan mayat, Kamis (6/9/2012).
Di tempat yang sama, Kanit Reskrim Polsekta Cicendo AKP Gatot Stya memperkirakan korban yang berusia 70 tahun ini meninggal karena sakit.
"Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Selain sudah tua, kami tidak menemukan ada tanda-tanda penganiayaan," jelasnya.
Menurutnya, korban dikenal warga sekitar sebagai pengamen yang menggunakan suling di Perempatan Jalan Pajajaran-Jalan Pasirkaliki. Atau tepatnya depan Mal Istana Plaza (IP).
"Kata orang-orang di sini, korban memang sering tidur. Kami belum tahu dia asli mana karena tidak ditemukan identitas," katanya.
Setelah dilakukan olah TKP oleh Tim Inafis Polrestabes Bandung, pihak kepolisian langsung membawa jasad korban ke kamar mayat RS Hasan Sadikin untuk menjalani visum.
Mayat tersebut pertama kali diketahui oleh Ipan pemilik kios sekitar pukul 08.20 WIB. Dirinya terkejut dengan penemuan mayat tersebut.
"Tadi pas mau jualan, saya kaget lihat ada orang tidur. Pas dibangunin ternyata sudah meninggal," tuturnya kepada wartawan di lokasi penemuan mayat, Kamis (6/9/2012).
Di tempat yang sama, Kanit Reskrim Polsekta Cicendo AKP Gatot Stya memperkirakan korban yang berusia 70 tahun ini meninggal karena sakit.
"Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Selain sudah tua, kami tidak menemukan ada tanda-tanda penganiayaan," jelasnya.
Menurutnya, korban dikenal warga sekitar sebagai pengamen yang menggunakan suling di Perempatan Jalan Pajajaran-Jalan Pasirkaliki. Atau tepatnya depan Mal Istana Plaza (IP).
"Kata orang-orang di sini, korban memang sering tidur. Kami belum tahu dia asli mana karena tidak ditemukan identitas," katanya.
Setelah dilakukan olah TKP oleh Tim Inafis Polrestabes Bandung, pihak kepolisian langsung membawa jasad korban ke kamar mayat RS Hasan Sadikin untuk menjalani visum.
(azh)