Popon saya maafkan, asal Zahfa selamat
Rabu, 05 September 2012 - 14:26 WIB
Popon saya maafkan, asal Zahfa selamat
A
A
A
Sindonews.com - Pasangan Husni F Mubarok dan Neneng Atiyatul Faizia mengaku siap memaafkan Popon alias Meta alias Eneng (25) yang diduga menculik anaknya, Zahfa. Namun pemaafan itu berlaku jika Popon mengembalikan Zahfa secara sehat dan selamat.
"Kami siap memaafkan Popon yang penting Zahfa sehat dan selamat," ungkap ayahanda Zahfa, Husni F Mubarok, yang juga Ketua KNPI Jabar, di Bandung, Rabu (5/9/2012).
Popon membawa pergi Zahfa sejak 24 jam lalu. Hingga kini, putri bungsu Ketua KPID Jabar itu belum kembali ke rumahnya di Komplek Pos dan Giro Blok I Nomor 97 Arcamanik, Bandung. Ponsel Popon pun tidak bisa dihubungi.
Husni menuturkan, Popon baru kerja 10 hari sebagai pengasuh dan membantu-bantu pekerjaan rumah tangga di rumahnya.
Selama sepuluh hari kerja itu, tidak ada tabiat mencurigakan dari Popon. Bahkan menurut pengakuan tetangga, Popon sayang sekali kepada Zahfa.
"Sesekali kita ngobrol dan enggak ada masalah, baik-baik saja. Malah dia sangat sayang kepada Zuhfa," ujarnya.
Saat ini beberapa barang Popon masih ada di rumahnya Husni. Untuk melakukan pencarian, pihaknya berkoordinasi dengan keluarga Popon yang berada di Bandung.
"Sejak tadi malam pencarian sudah dilakukan dengan kepolisian dan keluarga Popon di berbagai posisi. Kami juga telusuri dengan keluarga (Popon)," katanya.
Pencarian dilakukan di beberapa titik, yakni di tempat asal Popon di Garut, juga di Sukabumi, dan sekitar Bandung.
"Kami siap memaafkan Popon yang penting Zahfa sehat dan selamat," ungkap ayahanda Zahfa, Husni F Mubarok, yang juga Ketua KNPI Jabar, di Bandung, Rabu (5/9/2012).
Popon membawa pergi Zahfa sejak 24 jam lalu. Hingga kini, putri bungsu Ketua KPID Jabar itu belum kembali ke rumahnya di Komplek Pos dan Giro Blok I Nomor 97 Arcamanik, Bandung. Ponsel Popon pun tidak bisa dihubungi.
Husni menuturkan, Popon baru kerja 10 hari sebagai pengasuh dan membantu-bantu pekerjaan rumah tangga di rumahnya.
Selama sepuluh hari kerja itu, tidak ada tabiat mencurigakan dari Popon. Bahkan menurut pengakuan tetangga, Popon sayang sekali kepada Zahfa.
"Sesekali kita ngobrol dan enggak ada masalah, baik-baik saja. Malah dia sangat sayang kepada Zuhfa," ujarnya.
Saat ini beberapa barang Popon masih ada di rumahnya Husni. Untuk melakukan pencarian, pihaknya berkoordinasi dengan keluarga Popon yang berada di Bandung.
"Sejak tadi malam pencarian sudah dilakukan dengan kepolisian dan keluarga Popon di berbagai posisi. Kami juga telusuri dengan keluarga (Popon)," katanya.
Pencarian dilakukan di beberapa titik, yakni di tempat asal Popon di Garut, juga di Sukabumi, dan sekitar Bandung.
(ysw)