Residivis di Rutan Aceh melarikan diri

Rabu, 05 September 2012 - 08:58 WIB
Residivis di Rutan Aceh...
Residivis di Rutan Aceh melarikan diri
A A A
Sindonews.com – Residivis kasus narkoba jenis sabu melarikan diri dari Rutan Cabang Lhok Nga, Aceh Besar. Cut Anggi (30), tahanan yang sudah menjalani hukuman delapan bulan ini berhasil melarikan diri setelah memperdayai Yusuf, Komandan Jaga Regu D.

“Ia dijemput adiknya tapi kami tidak melihat mengenderai apa,” jelas salah seorang petugas, Selasa 4 September 2012.

Kaburnya tahanan yang harus menjalani sisa hukuman 12 bulan lagi itu baru diketahui saat pertukaran piket jaga pukul 17.00 WIB. Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Rutan Cabang Lhok Nga, Sarbini mengaku mengetahui Cut Anggi sudah tidak dalam sel.

“Keluarnya tanpa sepengetahuan saya dan pimpinan,’ jelas Sarbini.

Kepala Cabang Rutan Lhok Nga, Eko Yulianto, menyatakan keluarnya tahanan hal yang wajar namun ada presedur yang harus ditempuh, diantaranya mengetahui pimpinan dan harus ada jaminan dari kepala desa tempat tahanan menetap selain itu juga jaminan harta benda.

“Itupun hanya untuk alasan kemanusiaan seperti menjenguk ibu sakit,” jelasnya.

Cut Anggi kabur dari tahan juga beralasan ingin menjenguk ibunya yang sakit. Namun, setelah lima jam batas waktu seharusnya untuk keluar, ia tidak kembali ke Rutan. Setelah tidak mengetahui tahanan kabur sejak Minggu, petugas langsung melakukan pencarian.

“Dicari seputaran Banda Aceh dan sudah ada petugas di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar. “Dia ada keluarga di Jakarta bisa jadi dia kabur ke sana,” kata Sarbini.

Eko Yulianto memberi batas waktu 2x24 jam untuk bawahan mencari Cut Anggi, bila batas waktu yang ditentukan dan tahanan tidak kembali akan diberikan sanksi. Sebab kelalain petugas telah menyebabkan kaburnya tahanan.

“Kami tidak diberitahukan, seharusnya ada izin peimpinan dan tidak semudah itu memberi izin. Kalau dalam 2x24 jam tahanan tidak ditemukan Yusuf akan kita BAP-kan sanksinya bisa penurunan pangkat dan penundaan kenaikan gaji berkala,” paparnya.
(azh)
Berita Terkait
Berikut Lima Kasus Kebakaran...
Berikut Lima Kasus Kebakaran Hebat Lapas di Indonesia
Lapas Tangerang Kebakaran,...
Lapas Tangerang Kebakaran, Puluhan Napi Tewas Terbakar
Lapas Brebes Over Kapasitas
Lapas Brebes Over Kapasitas
Puluhan Polisi Jaga...
Puluhan Polisi Jaga Ketat TKP Kebakaran Lapas Tangerang
Antisipasi Peredaran...
Antisipasi Peredaran Narkoba dan Sajam, Petugas Gabungan Geledah Kamar Warga Binaan di Lapas Ciamis
Diduga Terjadi Tindak...
Diduga Terjadi Tindak Pidana pada Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa 20 Orang
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
58 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
7 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved