Perusahaan farmasi dirampok, Rp40 juta raib
Rabu, 05 September 2012 - 00:00 WIB
Perusahaan farmasi dirampok, Rp40 juta raib
A
A
A
Sindonews.com – Aksi perampokan terjadi di PT Dos Ni Roha, Jalan Parangtritis KM 4, Sewon, Bantul. Perampok yang berjumlah empat orang berhasil membawa uang sebesar Rp 40 juta yang diambilnya dari perusahan yang bergerak dalam bidang jual beli farmasi dan alat kesehatan.
Menurut Kapolsek Sewon, Kompol Fajar Pamudji, perampok masuk ke dalam lingkungan perusahaan dengan cara memanjat tembok samping perusahaan. Setelah berhasil masuk, kemudian perampok melumpuhkan dua orang satpam yang berada di posnya yang ada di dekat pintu gerbang depan.
Saat proses tersebut, salah satu satpam sempat dilukai oleh perampok karena berusaha melawan. Kedua satpam itu diikat dan dibungkam mulutnya menggunakan lakban. “Satu satpam terluka dipukul menggunakan benda tumpul hingga menyebabkan terluka dibagan kepala dan tangannya ,” katanya, Selasa (4/9/2012).
Perampok kemudian membuka gerbang depan dan memasukkan mobil. Barulah kemudian para perampok masuk ke dalam dengan menggunakan kunci yang didapat di pos satpam.
Beberapa menit berselang, para perampok melarikan diri. Setelah para perampok pergi, satpam berhasil melepaskan diri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi setempat. “Mereka (perampok) mengambil uang Rp 40 juta yang disimpan di brankas ruangan kasir,” ujar Pamudji.
Aksi kejahatan perampok ini berhasil direkam dalam kamera CCTV (Close Circuit Television). Namun, karena mereka menggunakan penutup kepala, belum dapat dipastikan identitas para pelakunya. Petugas masih dalam upaya melakukan penyelidikan dalam mengungkap kasus tersebut.
Menurut Kapolsek Sewon, Kompol Fajar Pamudji, perampok masuk ke dalam lingkungan perusahaan dengan cara memanjat tembok samping perusahaan. Setelah berhasil masuk, kemudian perampok melumpuhkan dua orang satpam yang berada di posnya yang ada di dekat pintu gerbang depan.
Saat proses tersebut, salah satu satpam sempat dilukai oleh perampok karena berusaha melawan. Kedua satpam itu diikat dan dibungkam mulutnya menggunakan lakban. “Satu satpam terluka dipukul menggunakan benda tumpul hingga menyebabkan terluka dibagan kepala dan tangannya ,” katanya, Selasa (4/9/2012).
Perampok kemudian membuka gerbang depan dan memasukkan mobil. Barulah kemudian para perampok masuk ke dalam dengan menggunakan kunci yang didapat di pos satpam.
Beberapa menit berselang, para perampok melarikan diri. Setelah para perampok pergi, satpam berhasil melepaskan diri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi setempat. “Mereka (perampok) mengambil uang Rp 40 juta yang disimpan di brankas ruangan kasir,” ujar Pamudji.
Aksi kejahatan perampok ini berhasil direkam dalam kamera CCTV (Close Circuit Television). Namun, karena mereka menggunakan penutup kepala, belum dapat dipastikan identitas para pelakunya. Petugas masih dalam upaya melakukan penyelidikan dalam mengungkap kasus tersebut.
(ysw)