Foke serahkan 35.896 kartu JPK-PNS
Selasa, 04 September 2012 - 17:12 WIB
Foke serahkan 35.896 kartu JPK-PNS
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyerahkan 35.896 kartu Jaminan Pelayanan Kesehatan Pegawai Negeri Sipil (JPK-PNS) kepada pensiunan PNS yang berada dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta.
Kartu tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Fauzi kepada para pensiunan di lingkungan pemda DKI yang notabene telah banyak berjasa untuk kemajuan Ibu Kota.
Menurut Fauzi, kesejahteraan para PNS, CPNS, dan purna PNS sangat diperhatikannya, mengingat mereka adalah salah satu elemen penting dari kemajuan Jakarta yang dirasakan saat ini.
"Keberhasilan Jakarta sekarang bukan karena seorang Fauzi, tetapi semua pegawai yang sejak dahulu telah bekerja keras membangun kota tercinta ini," papar Gubernur saat menghadiri acara halal bihalal dengan sekira 1.200 pensiunan PNS Pemprov DKI, di Gedung Museum Pewayangan, TMII, Jakarta Timur, Selasa (4/9/2012).
Diharapkan dengan adanya kartu JPK-PNS ini beberapa tagihan pelayanan kesehatan yang tidak ditanggung atau dijamin oleh PT ASKES (Persero) dapat dilindungi dengan kartu tersebut.
"Pelaksanaan program JPK PNS ini dikelola oleh Unit Penyelenggara Jaminan Kesehatan Daerah (UP Jamkesda) Provinsi DKI Jakarta, bekerja sama dengan PT Askes (Persero) dan pemberi pelayanan kesehatan. Seperti Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat), dokter keluarga, Balai Kesehatan Karyawan dan rumah sakit," tambahnya.
Fauzi menjelaskan setiap tahun jumlah pensiunan di jajaran pemprov DKI selalu bertambah, dan hal tersebut akan berpengaruh pada jumlah anggota Paguyuban Werdatama Jakarta (PWJ).
"Untuk tahun ini yang akan pensiun kurang lebih 4.000-an PNS. Angka tersebut sebenarnya muncul setiap tahunnya. Dengan demikian, keluarga besar Werdatama Jaya akan mengalami penambahan anggota baru yang demikian besar setiap tahunnya," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Werdatama Jakarta (PWJ) Ery Cahyadipura mengatakan, saat ini total pensiunan yang ada di PWJ sebanyak 40.783 jiwa, 35.896 pensiunan PNS di antaranya telah mendapatkan kartu JPK tersebut.
"Selebihnya, 4.887 pensiunan PNS masih dalam proses registrasi dan kelengkapan administrasi. Saya berharap pada Desember mendatang seluruhnya sudah diterbitkan kartu JPK PNS nya," harapnya.
Ery menjelaskan dengan adanya kartu JPK-PNS tersebut akan sangat membantu apabila pegawai dan pensiunan jatuh sakit.
"Keberadaan kartu JPK PNS tentu sangat membantu bagi pensiunan PNS Pemprov DKI seperti kami ini. Sebab ketika jatuh sakit, akan sangat besar manfaatnya, meringankan biaya perawatan. Apalagi kita juga memiliki kartu Askes, jadi tambah ringan," tukasnya.
Selanjutnya dia menyebut, walau sudah pensiun namun seluruh anggotanya masih mampu berperan dalam lingkup dan ruang berbeda dengan satu tujuan. Yakni agar Jakarta sebagai Ibu Kota negara menjadi kota yang lebih maju berproses secara konsiten, sehingga sejajar dengan kota besar lain di dunia.
"Harus bisa tetap berdaya untuk masyarakat, dan jangan sampai hanya lepas tangan melihat permasalahan yang ada di masyarakat. Kita harus tetap berusaha membangung Jakarta," tegasnya.
Kartu tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Fauzi kepada para pensiunan di lingkungan pemda DKI yang notabene telah banyak berjasa untuk kemajuan Ibu Kota.
Menurut Fauzi, kesejahteraan para PNS, CPNS, dan purna PNS sangat diperhatikannya, mengingat mereka adalah salah satu elemen penting dari kemajuan Jakarta yang dirasakan saat ini.
"Keberhasilan Jakarta sekarang bukan karena seorang Fauzi, tetapi semua pegawai yang sejak dahulu telah bekerja keras membangun kota tercinta ini," papar Gubernur saat menghadiri acara halal bihalal dengan sekira 1.200 pensiunan PNS Pemprov DKI, di Gedung Museum Pewayangan, TMII, Jakarta Timur, Selasa (4/9/2012).
Diharapkan dengan adanya kartu JPK-PNS ini beberapa tagihan pelayanan kesehatan yang tidak ditanggung atau dijamin oleh PT ASKES (Persero) dapat dilindungi dengan kartu tersebut.
"Pelaksanaan program JPK PNS ini dikelola oleh Unit Penyelenggara Jaminan Kesehatan Daerah (UP Jamkesda) Provinsi DKI Jakarta, bekerja sama dengan PT Askes (Persero) dan pemberi pelayanan kesehatan. Seperti Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat), dokter keluarga, Balai Kesehatan Karyawan dan rumah sakit," tambahnya.
Fauzi menjelaskan setiap tahun jumlah pensiunan di jajaran pemprov DKI selalu bertambah, dan hal tersebut akan berpengaruh pada jumlah anggota Paguyuban Werdatama Jakarta (PWJ).
"Untuk tahun ini yang akan pensiun kurang lebih 4.000-an PNS. Angka tersebut sebenarnya muncul setiap tahunnya. Dengan demikian, keluarga besar Werdatama Jaya akan mengalami penambahan anggota baru yang demikian besar setiap tahunnya," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Werdatama Jakarta (PWJ) Ery Cahyadipura mengatakan, saat ini total pensiunan yang ada di PWJ sebanyak 40.783 jiwa, 35.896 pensiunan PNS di antaranya telah mendapatkan kartu JPK tersebut.
"Selebihnya, 4.887 pensiunan PNS masih dalam proses registrasi dan kelengkapan administrasi. Saya berharap pada Desember mendatang seluruhnya sudah diterbitkan kartu JPK PNS nya," harapnya.
Ery menjelaskan dengan adanya kartu JPK-PNS tersebut akan sangat membantu apabila pegawai dan pensiunan jatuh sakit.
"Keberadaan kartu JPK PNS tentu sangat membantu bagi pensiunan PNS Pemprov DKI seperti kami ini. Sebab ketika jatuh sakit, akan sangat besar manfaatnya, meringankan biaya perawatan. Apalagi kita juga memiliki kartu Askes, jadi tambah ringan," tukasnya.
Selanjutnya dia menyebut, walau sudah pensiun namun seluruh anggotanya masih mampu berperan dalam lingkup dan ruang berbeda dengan satu tujuan. Yakni agar Jakarta sebagai Ibu Kota negara menjadi kota yang lebih maju berproses secara konsiten, sehingga sejajar dengan kota besar lain di dunia.
"Harus bisa tetap berdaya untuk masyarakat, dan jangan sampai hanya lepas tangan melihat permasalahan yang ada di masyarakat. Kita harus tetap berusaha membangung Jakarta," tegasnya.
(mhd)