Puntung rokok nyaris bakar pikap
Selasa, 04 September 2012 - 15:11 WIB
Puntung rokok nyaris bakar pikap
A
A
A
Sindonews.com – Tumpukan jerami yang diangkut mobil pikap tiba-tiba terbakar membuat warga sekitar panik. Pengemudi pikap baru menyadarai setelah diberitahu pengendara lain yang berupaya menyusulnya.
Jerami kering yang diangkut mobil pikap nopol S 9289 HA terbakar di dekat jembatan Simo Glendeng, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (4/9/2012) siang. Kebakaran itu sempat membuat kemacetan di jalur Bojonegoro-Tuban.
Supangat (45), warga Desa Kebon Agung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban yang mengemudikan pikap tersebut menuturkan, semula jerami kering itu akan dibuat pakan ternak sapi.
Namun, saat melintas di dekat Jembatan Simo Glendeng tiba-tiba tumpukan jerami yang diangkut itu menyala dan cepat terbakar.
Pengendara lain yang melihat ada api di muatan mobil Supangat berusaha menyusul untuk memberitahukannya. Setelah diberitahu, ia berhenti dan panik melihat api yang telah membesar.
Warga di tepi jalan raya lalu membawa peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api. Warga membawa ember dan jeriken berisi air lalu disiramkan pada jerami yang terbakar itu.
“Tumpukan jerami di mobil pikap itu terbakar dengan cepat,” ujar Suko Cahyono, warga yang ikut memadamkan api.
Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Bojonegoro tiba di lokasi kejadian dan membantu memadamkan api. Setelah setengah jam kemudian api berhasil dipadamkan.
Petugas dari Polsek Kota Bojonegoro juga datang ke lokasi kejadian untuk mengatur kendaraan yang lalu lalang.
Supangat mengaku tidak tahu asal mula api yang membakar tumpukan jerami itu. Namun, ia menduga saat membawa tumpukan jerami itu ada orang yang melempar puntung rokok.
“Saya kaget ketika melihat tumpukan jerami itu terbakar,” ujarnya.
Arang sisa jerami yang terbakar terlihat memenuhi badan jalan di dekat jembatan Simo Glendeng. Warga sekitar berupaya membersihkan jerami yang berserakan di jalan.
Setelah dapat terkendali, arus lalu lintas Bojonegoro-Tuban di dekat jembatan Simo Glendeng yang sempat macet akhirnya kembali lancar.
Jerami kering yang diangkut mobil pikap nopol S 9289 HA terbakar di dekat jembatan Simo Glendeng, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (4/9/2012) siang. Kebakaran itu sempat membuat kemacetan di jalur Bojonegoro-Tuban.
Supangat (45), warga Desa Kebon Agung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban yang mengemudikan pikap tersebut menuturkan, semula jerami kering itu akan dibuat pakan ternak sapi.
Namun, saat melintas di dekat Jembatan Simo Glendeng tiba-tiba tumpukan jerami yang diangkut itu menyala dan cepat terbakar.
Pengendara lain yang melihat ada api di muatan mobil Supangat berusaha menyusul untuk memberitahukannya. Setelah diberitahu, ia berhenti dan panik melihat api yang telah membesar.
Warga di tepi jalan raya lalu membawa peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api. Warga membawa ember dan jeriken berisi air lalu disiramkan pada jerami yang terbakar itu.
“Tumpukan jerami di mobil pikap itu terbakar dengan cepat,” ujar Suko Cahyono, warga yang ikut memadamkan api.
Tak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Bojonegoro tiba di lokasi kejadian dan membantu memadamkan api. Setelah setengah jam kemudian api berhasil dipadamkan.
Petugas dari Polsek Kota Bojonegoro juga datang ke lokasi kejadian untuk mengatur kendaraan yang lalu lalang.
Supangat mengaku tidak tahu asal mula api yang membakar tumpukan jerami itu. Namun, ia menduga saat membawa tumpukan jerami itu ada orang yang melempar puntung rokok.
“Saya kaget ketika melihat tumpukan jerami itu terbakar,” ujarnya.
Arang sisa jerami yang terbakar terlihat memenuhi badan jalan di dekat jembatan Simo Glendeng. Warga sekitar berupaya membersihkan jerami yang berserakan di jalan.
Setelah dapat terkendali, arus lalu lintas Bojonegoro-Tuban di dekat jembatan Simo Glendeng yang sempat macet akhirnya kembali lancar.
(ysw)