Belasan motor dan mobil box ditahan
Selasa, 04 September 2012 - 09:05 WIB
Belasan motor dan mobil box ditahan
A
A
A
Sindonews.com - Mobil box W 8667 NJ dan puluhan motor, terjaring razia anggota Kepolisian Metro Serpong. Razia dilakukan dalam mengantisipasi maraknya penculikan dengan kekerasan dan mencegah teroris memasuki wilayah itu.
Razia dilakukan sekitar 14 personil dari Polsek Serpong di depan dan seberang Rumah Sakit Medika, BSD.
"Kami amankan mobil tersebut, karena mencurigakan. Membawa barang dibungkus rapi dengan berlapis-lapis dan siapa pengirimnya tidak jelas hanya disebutkan Mr X," kata Kanit Lantas Polsek Serpong Aiptu Renta H M, di lokasi razia, Selasa (4/9/2012) dini hari.
Menurut Renta, razia diutamakan kendaraan roda empat. "Tujuannya untuk mengantisipasi maraknya penculikan dengan kekerasan dan mencegah teroris memasuki wilayah serpong," jelasnya.
Selain itu, razia juga dilakukan untuk roda dua yang melawan arus. "Sedangkan untuk roda dua yang melanggar juga kami tahan," ungkapnya.
Kegiatan tersebut dilakukan jajaran Polsek Serpong selama satu bulan di wilayah polsek serpong, dengan waktu yang tidak menentu. Setiap kendaraan yang diberhentikan, diperiksa surat-surat kendaraan dan barang bawaannya.
Sementara kurir cargo Heri, mengatakan dia hanya ditugaskan mengantarkan barang tersebut ke Perumahan Puspita Loka, BSD. "Saya tidak tahu itu barang apa. Saya hanya mengantarkan saja sesuai alamat yang ada," katanya.
Menurut Heri, barang tersebut diambilnya dari Bandara Soekarno Hatta, kiriman dari Surabaya. "Kantor kami di Sukoharjo. Dan saya sering lewat sini, tapi aman-aman saja. Tadi saya bawa banyak barang dan sudah saya antar ke alamat masing-masing," jelasnya.
Akibat razia tersebut mengakibatkan kemacetan hingga puluhan meter dan menjadi tontonan warga sekitar. Saat ini, mobil cargo dan 11 motor diamanakan di Polsek Serpong.
Razia dilakukan sekitar 14 personil dari Polsek Serpong di depan dan seberang Rumah Sakit Medika, BSD.
"Kami amankan mobil tersebut, karena mencurigakan. Membawa barang dibungkus rapi dengan berlapis-lapis dan siapa pengirimnya tidak jelas hanya disebutkan Mr X," kata Kanit Lantas Polsek Serpong Aiptu Renta H M, di lokasi razia, Selasa (4/9/2012) dini hari.
Menurut Renta, razia diutamakan kendaraan roda empat. "Tujuannya untuk mengantisipasi maraknya penculikan dengan kekerasan dan mencegah teroris memasuki wilayah serpong," jelasnya.
Selain itu, razia juga dilakukan untuk roda dua yang melawan arus. "Sedangkan untuk roda dua yang melanggar juga kami tahan," ungkapnya.
Kegiatan tersebut dilakukan jajaran Polsek Serpong selama satu bulan di wilayah polsek serpong, dengan waktu yang tidak menentu. Setiap kendaraan yang diberhentikan, diperiksa surat-surat kendaraan dan barang bawaannya.
Sementara kurir cargo Heri, mengatakan dia hanya ditugaskan mengantarkan barang tersebut ke Perumahan Puspita Loka, BSD. "Saya tidak tahu itu barang apa. Saya hanya mengantarkan saja sesuai alamat yang ada," katanya.
Menurut Heri, barang tersebut diambilnya dari Bandara Soekarno Hatta, kiriman dari Surabaya. "Kantor kami di Sukoharjo. Dan saya sering lewat sini, tapi aman-aman saja. Tadi saya bawa banyak barang dan sudah saya antar ke alamat masing-masing," jelasnya.
Akibat razia tersebut mengakibatkan kemacetan hingga puluhan meter dan menjadi tontonan warga sekitar. Saat ini, mobil cargo dan 11 motor diamanakan di Polsek Serpong.
(mhd)