90 persen dana keistimewaan untuk budaya

Sabtu, 01 September 2012 - 09:12 WIB
90 persen dana keistimewaan...
90 persen dana keistimewaan untuk budaya
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tavip Agus Riyanto mengatakan, berapapun dana yang dikeluarkan oleh pemerintah, asal tidak jauh dengan angka yang diajukan Rp1,2 triliun, dana terbesar untuk kebudayaan.

"Porsi dana keistimewaan terbesar nanti untuk kebudayaan yang diperkirakan sekitar 90 persen," jelas Tavip, di Kepatihan Yogyakarta, Jumat 31 Agustus 2012.

Tavif yang juga merupakan Anggota Tim Asistensi RUUK DIY menambahkan, yang masuk dalam kebudayaan di antaranya institusi Keraton dan Puro Pakualaman, serta elemen masyarakat lainnya.

"Dana itu nanti bukan (hanya) dipakai Kraton dan Puro Pakualaman saja, tetapi semua elemen masyarakat untuk rekayasa budaya. Sehingga semua kebudayaan yang ada di masyarakat bisa menikmati dana keistimewaan itu," jelasnya.

Dia berharap, agar semua lapisan masyarakat tetap mengawasi kucuran dana itu agar penggunaannya transparan, akuntabel, dan tetap harus dipertanggunjawabkan kepada pemerintah pusat.

Dana itu nanti diharapkan mampu memberikan semangat bagi semua lapisan masyarakat yang bergelut dalam dunia kebudayaan lebih sejahtera. Padahal, hingga kini dana keistimewaan yang digelontorkan Pemerintah Pusat kepada Yogyakarta belum diketahui berapa jumlahnya.

Meski Tim Asistensi Undang-undanng Keistimewaan (UUK) DIY sudah mengusulkan besaran dana keistimewaan Rp1,2 triliun pertahun, tetapi dana itu akan turun mulai diberlakukannya UUK DIY yang dipastikan bisa dijalankan pada 2013 nanti.

Sebagaimana diketahui, dana tersebut dipergunakan untuk lima hal. Di antaranya adalah biaya tata pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, biaya untuk kelembagaan pemerintah daerah Yogyakarta, untuk Kebudayaan, lalu ntuk Pertanahan, dan Tata Ruang DIY.
(mhd)
Berita Terkait
Kemendagri Prioritaskan...
Kemendagri Prioritaskan Penguatan Keistimewaan DIY
Lurah se- Gunungkidul...
Lurah se- Gunungkidul Desak Kalurahan Bisa Kelola Danais
Soal Keistimewaan DIY,...
Soal Keistimewaan DIY, Menteri Hadi Teken MoU dengan Kesultanan Yogyakarta
Kampanye Akbar di Kulonprogo,...
Kampanye Akbar di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY
Ketua DPW Perindo DIY...
Ketua DPW Perindo DIY Minta Alokasi APBD dan Dana Keistimewaan Fokus Atasi Kemiskinan
Spanduk Ade Armando...
Spanduk Ade Armando Penista UU Keistimewaan Yogyakarta Beredar di Jakarta Pusat
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
10 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
11 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
11 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
12 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
12 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved