Tim Asisten UUK usulkan 1,2 triliun pertahun

Sabtu, 01 September 2012 - 08:02 WIB
Tim Asisten UUK usulkan...
Tim Asisten UUK usulkan 1,2 triliun pertahun
A A A
Sindonews.com - Disahkannya Undang-Undang Keistimewaan (UUK) Yogyakarta membuat energi baru bagi seluruh lapisan masyarakat Yogyakarta. Sebab, dalam Undang Undang itu pemerintah pusat mengelontorkan dana keistimewaan yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Yogyakarta.

"Disahkan Undang-Undang Keistimewaan DIY Nomor 13 tahun 2012, dana Keistimewaan harus ada. Karena di dalam UUK DIY itu ada 'perintah' kepada Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menjalankan kewewenangan," kata Anggota Tim Asistensi RUUK DIY Achiel Suyanto, di Kepatihan Yogyakarta, Jumat 31 Agustus 2012.

Kalau hanya UUK diberikan kepada DIY, lanjut Achiel, itu hanya cek kosong dan kewenangan keistimewaan DIY tidak jalan tanpa ada dana keistimewaan yang sudah disampaikan ke Kementrian Keuangan, Kemenkum HAM, dan DPR RI sekira Rp1.2 triliun pertahun.

"Saya tekankan, yang dibiayai dengan dana keistimewaan hanya untuk lima hal. Pertama, biaya tata pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Kedua, biaya untuk kelembagaan pemerintah daerah Yogyakarta, ketiga untuk Kebudayaan, keempat untuk Pertanahan, dan terakhir untuk Tata Ruang DIY," paparnya.

Hal tersebut, katanya, sudah melakukan koordinasi dengan lembaga terkait untuk mengucurkan dana tersebut.

"Menurut saya untuk Dana Keistimewaan besarnya sekitar Rp1,2 triliun pertahun. Itu sudah saya sampaikan ke perwakilan Kementrian Keuangan dalam rapat sebelum di putuskan UUK. Soal nanti bisa turunnya berapa, saya berharap tidak jauh dari usulan itu" tandasnya.

Dana Keistimewaan ini merupakan dana yang diajukan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mulai tahun 2013 nanti. Pemerintah akan menyediakan dana keistimewaan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Kucuran dana itu disesuikan dengan kemampuan keuangan Pemerintah Pusat dan ini dimasukkan dalam pasal 7 ayat 2 UUK DIY.
(mhd)
Berita Terkait
Kemendagri Prioritaskan...
Kemendagri Prioritaskan Penguatan Keistimewaan DIY
Lurah se- Gunungkidul...
Lurah se- Gunungkidul Desak Kalurahan Bisa Kelola Danais
Soal Keistimewaan DIY,...
Soal Keistimewaan DIY, Menteri Hadi Teken MoU dengan Kesultanan Yogyakarta
Kampanye Akbar di Kulonprogo,...
Kampanye Akbar di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY
Ketua DPW Perindo DIY...
Ketua DPW Perindo DIY Minta Alokasi APBD dan Dana Keistimewaan Fokus Atasi Kemiskinan
Spanduk Ade Armando...
Spanduk Ade Armando Penista UU Keistimewaan Yogyakarta Beredar di Jakarta Pusat
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
10 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
11 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
11 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
12 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
12 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved