TNI belum pastikan kepemilikan amunisi di Natuna

Rabu, 29 Agustus 2012 - 13:57 WIB
TNI belum pastikan kepemilikan...
TNI belum pastikan kepemilikan amunisi di Natuna
A A A
Sindonews.com - TNI belum memastikan amunisi berikut bom siap rakit yang ditemukan pemulung di Jalan Natuna, Kota Bandung, adalah miliknya. Namun TNI siap membantu untuk menelusuri asal barang berbahaya tersebut.

“Sejauh ini belum ada indikasi amunisi yang ditemukan itu milik TNI," ungkap Kapendam III/Siliwangi Kolonel Benny Effendy, Rabu (29/8/2012).

Namun mungkin saja amunisi tersebut milik anggota TNI yang tidak sengaja tertinggal saat akan latihan. Benny berspekulasi, bisa saja amunisi tersebut milik purnawirawan TNI yang ditemukan warga sekitar lalu dibuang di bak sampah.

“Kami akan lakukan pengecekan kepada seluruh jajaran. Kami juga akan memastikan apakah memang amunisi itu milik TNI atau bukan," tuturnya.

Ditanya mengenai salah satu peluru kaliber 5,56 mm, Benny mengungkapkan jika amunisi itu dipakai TNI dan Polri khususnya Satuan Brimob.

"Itu (amunisi) beberapa di antaranya buatan Pindad. Tapi kami lihat, amunisi itu jenis lama," terangnya.

Meski kasus ini ditangani oleh Polri, pihak TNI siap membantu dalam hal pengecekan kepada seluruh anggotanya untuk mengungkap asal muasal amunisi tersebut.

"Kami akan intensifkan koordinasi dengan pihak kepolisian," pungkasnya.

Seperti diketahui, seorang pemulung menemukan satu kresek berukuran sedang yang berisikan rangkaian bom siap rakit, amunisi dan granat. Dalam kresek tersebut ditemukan, satu detonator, dua granat nanas buatan Amerika Serikat, TNT satu titik ukuran 50 gram.

Selain itu, terdapat dua peluru signal, 24 peluru hampa kaliber 5,56, enam peluru tajam kaliber 7,62, enam peluru tajam kaliber 5,56, satu peluru tajam US Carabong, dua peluru tajam kaliber 22, satu peluru tajam SNB, satu peluru tajam kaliber 45, dan satu peluru hampa kaliber 7,62.
(ysw)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
1 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
7 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
8 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
8 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
9 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved