Vonis Afriani, hakim cari aman

Rabu, 29 Agustus 2012 - 13:51 WIB
Vonis Afriani, hakim...
Vonis Afriani, hakim cari aman
A A A
Sindonews.com - Majelis hakim yang memvonis Afriani Susanti (29), dituding mencari aman dalam memvonis terdakwa 15 tahun penjara.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum keluarga korban, Ronny Talapessy, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Rabu (29/8/2012).

"Kami melihat hakim tidak secara sungguh-sungguh melihat fakta-fakta persidangan. Hakim mencari jalan tengah, dia mengambil jalan aman dengan menghilangkan pasal 338 tentang pembunuhan tapi memvonis 15 tahun," tandas Ronny.

Ronny mengaku heran, majelis hakim menyatakan Afriani tak terbukti di pasal 338 tentang pembunuhan. Padahal perbuatan Afriani tersebut telah menewaskan menabrak 12 pejalan kaki, hingga sembilan di antaranya meninggal dunia.

"Yang dipakai pasal 338 harusnya," tuturnya.

Ronny mengatakan akan mendorong Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melakukan banding. "Kami berharap tujuh hari ini jaksa akan ajukan banding. Saya yakin jaksa banding," imbuhnya.

Menurutnya, vonis yang telah dijatuhkan kepada pengendara Daihatsu Xenia itu merupakan kemunduran hukum. "Jelas ini kemunduran hukum, artinya nanti ke depan semua orang yang nabrak enak dong enggak dihukum," ketusnya.
(mhd)
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved