Tobat, pimpinan aliran sesat sambangi MUI
Rabu, 29 Agustus 2012 - 11:44 WIB
Tobat, pimpinan aliran sesat sambangi MUI
A
A
A
Sindonews.com - Pasca pertobatannya, Agus Sukarna alias Romo Pimpinan aliran Pajajaran Siliwangi Panjalu sambangi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor. Kedatangan Romo untuk memenuhi undangan MUI Kota Bogor.
Begitu tiba di Kantor MUI Rabu (29/8/2012) pagi, Romo langsung dibawa ke ruang pertemuan Kantor MUI. Dalam pertemuan tersebut, Romo didampingi beberapa muridnya. Sementara dari MUI Bogor diwakili pengurus dan beberapa Ormas Islam serta unsur TNI/Polri.
Dalam pertemuan tersebut MUI akan mengklarifikasi ajaran yang dibawa Romo. Bahkan dalam pertemuan tersebut, rencananya MUI akan memperdebatkan kitab UNU atau Urang Neangan Urang yang dibuat Romo.
Isi Kitab UNU tersebut berisi ajaran yang menyimpang dari kaidah Islam.
Namun di pertemuan tersebut, Romo kembali menolak tuduhan telah menurunkan ajaran sesat seperti seks bebas dan lainnya. Romo mengaku tempatnya hanya sebagai pengobatan. Saat ini, Romo mengaku sudah menutup tempat praktek pengobatannya.
Mengenai buku ajaran Pajajaran, Romo mengaku hanya mengingatkan bahwa Pajajaran Siliwangi untuk mengingatkan sebagai milik masyarakat.
"Buku itu hanya mengingatkan saja bukan berisi ajaran sesat,' tegasnya. Hingga siang ini pertemuan masih berlangsung.
Untuk pertobatan sendiri, selain Romo sejumlah muridnya juga sudah menyatakan masuk Islam kembali. Berdasarkan informasi, pengikut aliran ini jumlahnya mencapai 2.000 orang yang tersebar di wilayah Jabodetabek.
Begitu tiba di Kantor MUI Rabu (29/8/2012) pagi, Romo langsung dibawa ke ruang pertemuan Kantor MUI. Dalam pertemuan tersebut, Romo didampingi beberapa muridnya. Sementara dari MUI Bogor diwakili pengurus dan beberapa Ormas Islam serta unsur TNI/Polri.
Dalam pertemuan tersebut MUI akan mengklarifikasi ajaran yang dibawa Romo. Bahkan dalam pertemuan tersebut, rencananya MUI akan memperdebatkan kitab UNU atau Urang Neangan Urang yang dibuat Romo.
Isi Kitab UNU tersebut berisi ajaran yang menyimpang dari kaidah Islam.
Namun di pertemuan tersebut, Romo kembali menolak tuduhan telah menurunkan ajaran sesat seperti seks bebas dan lainnya. Romo mengaku tempatnya hanya sebagai pengobatan. Saat ini, Romo mengaku sudah menutup tempat praktek pengobatannya.
Mengenai buku ajaran Pajajaran, Romo mengaku hanya mengingatkan bahwa Pajajaran Siliwangi untuk mengingatkan sebagai milik masyarakat.
"Buku itu hanya mengingatkan saja bukan berisi ajaran sesat,' tegasnya. Hingga siang ini pertemuan masih berlangsung.
Untuk pertobatan sendiri, selain Romo sejumlah muridnya juga sudah menyatakan masuk Islam kembali. Berdasarkan informasi, pengikut aliran ini jumlahnya mencapai 2.000 orang yang tersebar di wilayah Jabodetabek.
(ysw)