Antisipasi kebakaran, 613 peserta ikut diklat pemadam
Senin, 27 Agustus 2012 - 13:02 WIB
Antisipasi kebakaran, 613 peserta ikut diklat pemadam
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) pemadam kebakaran sebagai persiapan dalam menghadapi bencana kebakaran yang bisa datang kapan saja.
Diklat yang diikuti oleh 613 peserta itu dilakukan di lapangan UPT Pusdiklat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Ciracas, Jakarta Timur.
Ke 613 peserta tersebut meliputi Diklat Damkar I yang berjumlah 455 personel, Diklat Kepala Peleton sebanyak 50 personel, Diklat Kepala Regu sebanyak 50 personel, Medical First Responder sebanyak 30 personel, dan penyidik kebakaran sebanyak 28 personel.
Diklat itu sendiri dibuka langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, yang juga menyempatkan diri meninjau perlengkapan yang dimiliki Dinas Pemadam kebakaran. "Musibah kebakaran ini bukan ancaman kosong belaka. Ini menjadi dorongan yang serius untuk kita bisa menyelamatkan jiwa dan juga harta benda," ujarnya di Jakarta, Senin (27/8/2012).
Menurutnya, peristiwa kebakaran yang marak terjadi di Ibu Kota akhir-akhir ini diakibatkan oleh banyak hal, salah satunya hubungan arus pendek listrik. "Dari sejumlah kasus prosentasi tertinggi disebabkan hubungan arus pendek listrik, kemudian dari kompor meledak, lampu, dan lain sebagainya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Paimin Napitupulu mengatakan, tujuan dari diklat tersebut adalah untuk memberikan pengetahuan, dan keterampilan teknis kepada para personel pemadam kebakaran.
"Untuk membina sikap mental, dan meningkatkan kompetensi kinerja petugasnya. Sehingga meningkatkan profesionalisme anggota dalam bertugas," ungkapnya.
Diklat yang diikuti oleh 613 peserta itu dilakukan di lapangan UPT Pusdiklat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Ciracas, Jakarta Timur.
Ke 613 peserta tersebut meliputi Diklat Damkar I yang berjumlah 455 personel, Diklat Kepala Peleton sebanyak 50 personel, Diklat Kepala Regu sebanyak 50 personel, Medical First Responder sebanyak 30 personel, dan penyidik kebakaran sebanyak 28 personel.
Diklat itu sendiri dibuka langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, yang juga menyempatkan diri meninjau perlengkapan yang dimiliki Dinas Pemadam kebakaran. "Musibah kebakaran ini bukan ancaman kosong belaka. Ini menjadi dorongan yang serius untuk kita bisa menyelamatkan jiwa dan juga harta benda," ujarnya di Jakarta, Senin (27/8/2012).
Menurutnya, peristiwa kebakaran yang marak terjadi di Ibu Kota akhir-akhir ini diakibatkan oleh banyak hal, salah satunya hubungan arus pendek listrik. "Dari sejumlah kasus prosentasi tertinggi disebabkan hubungan arus pendek listrik, kemudian dari kompor meledak, lampu, dan lain sebagainya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Paimin Napitupulu mengatakan, tujuan dari diklat tersebut adalah untuk memberikan pengetahuan, dan keterampilan teknis kepada para personel pemadam kebakaran.
"Untuk membina sikap mental, dan meningkatkan kompetensi kinerja petugasnya. Sehingga meningkatkan profesionalisme anggota dalam bertugas," ungkapnya.
(lil)