Bangkai penyu raksasa hebohkan warga Bantul
Minggu, 26 Agustus 2012 - 03:06 WIB
Bangkai penyu raksasa hebohkan warga Bantul
A
A
A
Sindonews.com - Bangkai seekor Penyu Belimbing terdampar di Pantai Baru, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Penyu raksasa dengan panjang sekira satu meter dan berat sekira 100 kilogram itu menghebohkan warga sekitar.
Saat diketemukan sekira pukul 19.00 WIB ini, penyu yang merupakan salah satu spesies dari tujuh penyu terbesar di dunia itu sudah dalam keadaan mati. Penyu tersebut sudah dievakuasi ke pinggir pantai dan menjadi tontonan warga sekitar.
"Kita masih menunggu petunjuk dinas kelautan dan perikanan untuk tindakan selanjutnya. Penyu itu sudah masuk dalam hewan yang dilindungi," kata Koordinator SAR Pantai Baru, Bardi, Sabtu (25/8/2012) malam.
Ia memprediksi, usia penyu tersebut masih muda. Sebab, pernah diketemukan penyu serupa dengan tempurung yang lebih besar. "Lupa tahun berapa, tetapi saat itu sekitar 15 orang tak mampu untuk memindahkan penyu ke pinggir pantai. Yang jelas lebih besar dulu dari sekarang ini," katanya.
Bardi mengaku tidak mengetahui penyebab penyu yang biasa memilih kawasan pantai yang gelap, sunyi dan berpasir untuk bertelur itu sampai terdampar dan mati.
"Kemungkinan penyu itu mencari mangsa ikan kecil ke tepi laut hingga terdampar di sini," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, 1 Agustus 2012 lalu, seekor ikan Hiu Tutul juga diketemukan terdampar di kawasan pantai itu. Hiu tersebut diawetkan untuk kepentingan pariwisata di kawasan tersebut. Hingga saat ini, proses pengawetan ikan raksasa masih berjalan.
"Lokasi penemuan Penyu Blimbing tak jauh dari penemuan ikan Hiu Tutul. Penyu yang ditemukan diletakan dekat dengan Hiu Tutul," jelasnya.
Saat diketemukan sekira pukul 19.00 WIB ini, penyu yang merupakan salah satu spesies dari tujuh penyu terbesar di dunia itu sudah dalam keadaan mati. Penyu tersebut sudah dievakuasi ke pinggir pantai dan menjadi tontonan warga sekitar.
"Kita masih menunggu petunjuk dinas kelautan dan perikanan untuk tindakan selanjutnya. Penyu itu sudah masuk dalam hewan yang dilindungi," kata Koordinator SAR Pantai Baru, Bardi, Sabtu (25/8/2012) malam.
Ia memprediksi, usia penyu tersebut masih muda. Sebab, pernah diketemukan penyu serupa dengan tempurung yang lebih besar. "Lupa tahun berapa, tetapi saat itu sekitar 15 orang tak mampu untuk memindahkan penyu ke pinggir pantai. Yang jelas lebih besar dulu dari sekarang ini," katanya.
Bardi mengaku tidak mengetahui penyebab penyu yang biasa memilih kawasan pantai yang gelap, sunyi dan berpasir untuk bertelur itu sampai terdampar dan mati.
"Kemungkinan penyu itu mencari mangsa ikan kecil ke tepi laut hingga terdampar di sini," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, 1 Agustus 2012 lalu, seekor ikan Hiu Tutul juga diketemukan terdampar di kawasan pantai itu. Hiu tersebut diawetkan untuk kepentingan pariwisata di kawasan tersebut. Hingga saat ini, proses pengawetan ikan raksasa masih berjalan.
"Lokasi penemuan Penyu Blimbing tak jauh dari penemuan ikan Hiu Tutul. Penyu yang ditemukan diletakan dekat dengan Hiu Tutul," jelasnya.
(ysw)