Razia pendatang baru, tunggu evaluasi
Sabtu, 25 Agustus 2012 - 12:40 WIB
Razia pendatang baru, tunggu evaluasi
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mendata para pendatang di Jakarta, Pemrov DKI Jakarta akan melaksanakan Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) pasca Idul Fitri. Namun untuk tahun ini, OYK akan dilaksanakan setelah ada evaluasi di lapangan.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan, yustisi akan dilaksanakan setelah ada hasil evaluasi atau laporan yang nantinya menjadi tolak ukur mengenai penting tidaknya OYK dilaksanakan. Karena ada peraturan daerah, yang mengharuskan bahwa seorang yang datang ke Jakarta harus melaporkan diri pada Rukun Tetangga (RT).
"Nah laporan pendatang ini yang akan kita jadikan bahan untuk dievaluasi. Kemudian hasilnya kita lihat apakah diperlukan operasi Yustisi," katanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (25/8/2012).
Seperti yang sudah pernah terjadi sebelumnya, pasca Idul Fitri atau bertepatan dengan arus balik mudik, biasanya banyak warga di luar Jakarta yang bermigrasi ke Jakarta. Sebagian besar dari mereka biasanya datang ke Jakarta karena diajak sanak saudara untuk bekerja di Jakarta.
Seperti diketahui, tahun 2011 jumlah pendatang yang masuk ke Jakarta berbarengan dengan arus balik Lebaran mencapai 51.875 jiwa. Tahun ini, Pemprov DKI memprediksi akan terjadi penurunan sekitr 11,03 persen atau menjadi 46.155 pendatang.
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan, yustisi akan dilaksanakan setelah ada hasil evaluasi atau laporan yang nantinya menjadi tolak ukur mengenai penting tidaknya OYK dilaksanakan. Karena ada peraturan daerah, yang mengharuskan bahwa seorang yang datang ke Jakarta harus melaporkan diri pada Rukun Tetangga (RT).
"Nah laporan pendatang ini yang akan kita jadikan bahan untuk dievaluasi. Kemudian hasilnya kita lihat apakah diperlukan operasi Yustisi," katanya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (25/8/2012).
Seperti yang sudah pernah terjadi sebelumnya, pasca Idul Fitri atau bertepatan dengan arus balik mudik, biasanya banyak warga di luar Jakarta yang bermigrasi ke Jakarta. Sebagian besar dari mereka biasanya datang ke Jakarta karena diajak sanak saudara untuk bekerja di Jakarta.
Seperti diketahui, tahun 2011 jumlah pendatang yang masuk ke Jakarta berbarengan dengan arus balik Lebaran mencapai 51.875 jiwa. Tahun ini, Pemprov DKI memprediksi akan terjadi penurunan sekitr 11,03 persen atau menjadi 46.155 pendatang.
(ysw)