Polisi buru penyebar video Koboi China
Jum'at, 24 Agustus 2012 - 19:30 WIB
Polisi buru penyebar video Koboi China
A
A
A
Sindonews.com - Mabes Polri saat ini tengah memburu penyebar video 'Koboi China' yang belakangan beredar di dunia maya, salah satunya di Youtube. Video berbau Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) dinilai sangat meresahkan masyarakat.
"Penyidik Cyber Crime Polri sedang bekerja melakukan langkah-langkah penyidikan terhadap tayangan di Youtube," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Gedung Humas Polri, Jakarta, Jumat (24/8/2012).
Menurutnya, jika terdapat sesuatu yang meresahkan di dunia maya maka berdasarkan UU ITE perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap orang yang diduga sebagai pelaku.
"Tentunya sama-sama punya kewajiban hukum dalam mengantisipasi hal buruk di dunia maya," terangnya.
Sementara itu, di tempat berbeda Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan hal serupa.
"Semoga saja kasus video itu bisa diungkap, diketahui apa maksud dan tujuan menggunggah video supaya tidak mengganggu Kamtibmas kembali," kata Rikwanto di Polda Metro Jaya.
Namun, lanjut Rikwanto, dirinya tidak bisa menduga apakah video tersebut diunggah dari salah satu kandidat tertentu.
"Semoga saja ini bisa diungkap, sebab kami tidak bisa menduga begitu saja apakah pelakunya dari pasangan calon tertentu. Yang pasti ini dari pihak yang ingin memperkeruh suasana," simpulnya.
"Penyidik Cyber Crime Polri sedang bekerja melakukan langkah-langkah penyidikan terhadap tayangan di Youtube," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Gedung Humas Polri, Jakarta, Jumat (24/8/2012).
Menurutnya, jika terdapat sesuatu yang meresahkan di dunia maya maka berdasarkan UU ITE perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap orang yang diduga sebagai pelaku.
"Tentunya sama-sama punya kewajiban hukum dalam mengantisipasi hal buruk di dunia maya," terangnya.
Sementara itu, di tempat berbeda Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan hal serupa.
"Semoga saja kasus video itu bisa diungkap, diketahui apa maksud dan tujuan menggunggah video supaya tidak mengganggu Kamtibmas kembali," kata Rikwanto di Polda Metro Jaya.
Namun, lanjut Rikwanto, dirinya tidak bisa menduga apakah video tersebut diunggah dari salah satu kandidat tertentu.
"Semoga saja ini bisa diungkap, sebab kami tidak bisa menduga begitu saja apakah pelakunya dari pasangan calon tertentu. Yang pasti ini dari pihak yang ingin memperkeruh suasana," simpulnya.
(lns)