Arus balik, Dinkes Jabar tetap siagakan petugas kesehatan
Jum'at, 24 Agustus 2012 - 00:01 WIB
Arus balik, Dinkes Jabar tetap siagakan petugas kesehatan
A
A
A
Sindonews.com - Arus balik diprediksi masih akan terjadi hingga akhir pekan ini. Karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat (Jabar) tidak akan mengurangi jumlah petugas kesehatan yang berada di Posko Lebaran untuk melayani arus mudik itu.
“Tidak akan dikurangi. Posko sampai 26 Agustus, dan masih dipertahankan,” kata Kepala Dinkes Jabar Alma Luchati, di Bandung, Rabu (23/8/2012).
Dia menyebutkan, pihaknya menerjunkan 900 dokter dan 3.000 perawat serta bidan untuk melayani mudik lebaran.
Mereka bertugas di berbagai posko yang ada di Jalur Utara, Tengah, dan Selatan Jabar. Kesiagaan juga dilakukan untuk melayani arus balik.
“Petugas kita juga terbagi ke dalam tiga shift untuk siaga. Kita ada di 13 area, ada 143 Posko yang joint dengan yang lain, misalnya dengan rumah sakit terdekat,” paparnya.
Selain itu, ada dokter yang disiagakan di sekitar 437 Puskesmas dan sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di setiap kabupaten/kota Jabar.
Mereka disiagakan mulai H-7 hingga H+7, dibantu sebanyak 1.800 sopir dan petugas lainnya untuk membantu tugas dokter jika memerlukan rujukan.
“Kita siapkan untuk arus balik ini mulai dari peralatan dan kebutuhan seperti tim medis dan obat-obatan," tegasnya.
Terkait hari pertama masuk kerja setelah cuti lebaran, di jajaran Dinkes Jabar ada 11 orang yang cuti ke luar pulau Jawa. Tetapi tidak ada yang membolos tanpa keterangan.
“Karena kita sadar, kesehatan itu beda, kita pasti diperlukan, dicariin. Penangaan jalan terus, kita engga bisa diam, harus kontrol rumah sakit, harus siapkan sarana dan tenaga,” pungkasnya.
“Tidak akan dikurangi. Posko sampai 26 Agustus, dan masih dipertahankan,” kata Kepala Dinkes Jabar Alma Luchati, di Bandung, Rabu (23/8/2012).
Dia menyebutkan, pihaknya menerjunkan 900 dokter dan 3.000 perawat serta bidan untuk melayani mudik lebaran.
Mereka bertugas di berbagai posko yang ada di Jalur Utara, Tengah, dan Selatan Jabar. Kesiagaan juga dilakukan untuk melayani arus balik.
“Petugas kita juga terbagi ke dalam tiga shift untuk siaga. Kita ada di 13 area, ada 143 Posko yang joint dengan yang lain, misalnya dengan rumah sakit terdekat,” paparnya.
Selain itu, ada dokter yang disiagakan di sekitar 437 Puskesmas dan sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di setiap kabupaten/kota Jabar.
Mereka disiagakan mulai H-7 hingga H+7, dibantu sebanyak 1.800 sopir dan petugas lainnya untuk membantu tugas dokter jika memerlukan rujukan.
“Kita siapkan untuk arus balik ini mulai dari peralatan dan kebutuhan seperti tim medis dan obat-obatan," tegasnya.
Terkait hari pertama masuk kerja setelah cuti lebaran, di jajaran Dinkes Jabar ada 11 orang yang cuti ke luar pulau Jawa. Tetapi tidak ada yang membolos tanpa keterangan.
“Karena kita sadar, kesehatan itu beda, kita pasti diperlukan, dicariin. Penangaan jalan terus, kita engga bisa diam, harus kontrol rumah sakit, harus siapkan sarana dan tenaga,” pungkasnya.
(lns)