DPRD kritik Nur Mahmudi bolos di hari pertama masuk
Kamis, 23 Agustus 2012 - 23:01 WIB
DPRD kritik Nur Mahmudi bolos di hari pertama masuk
A
A
A
Sindonews.com - Hari pertama masuk kerja, PNS di jajaran Pemerintah Kota Depok tertib mengikuti apel pagi di Balai Kota.
Tapi, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail justru tak terlihat dalam apel itu. Rupanya, orang nomor satu di Depok itu masih berada di kampung halamannya Kediri, Jawa Timur (Jatim).
Kasubag Humas Setda Pemerintah Kota Depok Deriko mengatakan, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail belum mendapatkan tiket untuk pulang ke Depok.
"Mungkin siang ini beliau sudah kembali ke Depok," kata dia.
Deriko berharap ketidak hadiran wali kota dalam apel pagi tidak menjadi masalah yang dibesar-besarkan.
"Beliau tidak pernah telat datang, selalu disiplin. Kalau sekarang tidak hadir bukan karena kesalahan beliau," dalihnya.
Hal itu mendapat kritik keras dari DPRD Depok. Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Depok, Rachmin Siahaan mempertanyakan ketidakhadiran Wali Kota Depok di hari pertama kerja ini.
Menurutnya, seorang pemimpin yang baik, sepatutnya memberikan contoh yang baik juga.
"Secara aturan sah-sah saja wali kota tidak hadir. Tapi secara etika ya dipertanyakan. Anak buah disuruh masuk, dia justru mangkir," katanya.
Rachmin mentertawakan sidak yang dilakukan Wakil Wali Kota Idris Abdul Somad dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Harry Prihanto. Dia mengatakan, sidak sama sekali tidak ada gunanya.
"Apa yang dilakukan wakil wali kota dan Kepala BKD hanya bersifat seremonial saja," ujarnya.
Yang menjadi pertanyaan, kata Rachmin, apa yang dilakukan BKD terhadap ketidakhadiran wali kota.
"BKD jangan hanya bisa mencari kesalahan orang lain. Seolah-olah kita sudah benar. Sekarang bagaimana hukumnya kalau wali kota absen," tukasnya.
Tapi, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail justru tak terlihat dalam apel itu. Rupanya, orang nomor satu di Depok itu masih berada di kampung halamannya Kediri, Jawa Timur (Jatim).
Kasubag Humas Setda Pemerintah Kota Depok Deriko mengatakan, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail belum mendapatkan tiket untuk pulang ke Depok.
"Mungkin siang ini beliau sudah kembali ke Depok," kata dia.
Deriko berharap ketidak hadiran wali kota dalam apel pagi tidak menjadi masalah yang dibesar-besarkan.
"Beliau tidak pernah telat datang, selalu disiplin. Kalau sekarang tidak hadir bukan karena kesalahan beliau," dalihnya.
Hal itu mendapat kritik keras dari DPRD Depok. Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Depok, Rachmin Siahaan mempertanyakan ketidakhadiran Wali Kota Depok di hari pertama kerja ini.
Menurutnya, seorang pemimpin yang baik, sepatutnya memberikan contoh yang baik juga.
"Secara aturan sah-sah saja wali kota tidak hadir. Tapi secara etika ya dipertanyakan. Anak buah disuruh masuk, dia justru mangkir," katanya.
Rachmin mentertawakan sidak yang dilakukan Wakil Wali Kota Idris Abdul Somad dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Harry Prihanto. Dia mengatakan, sidak sama sekali tidak ada gunanya.
"Apa yang dilakukan wakil wali kota dan Kepala BKD hanya bersifat seremonial saja," ujarnya.
Yang menjadi pertanyaan, kata Rachmin, apa yang dilakukan BKD terhadap ketidakhadiran wali kota.
"BKD jangan hanya bisa mencari kesalahan orang lain. Seolah-olah kita sudah benar. Sekarang bagaimana hukumnya kalau wali kota absen," tukasnya.
(lns)