Amankan pemudik Polda Aceh turunkan 940 personil
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 21:36 WIB
Amankan pemudik Polda Aceh turunkan 940 personil
A
A
A
Sindonews.com - Polda Aceh kerahkan 940 personel antisipasi tindak kriminal serta mengurangi resiko kecelakaan saat arus mudik Idul Fitri 1433 H di Aceh. Selain itu polisi amankan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik.
Dalam operasi bersandi Ketupat Rencong 2012, polisi mendirikan 60 pos pengamanan serta 37 pos pelayanan yang tersebar di 23 kabulaten/kota di Aceh. "Untuk memberi kenyamanan bagi pemudik," jelas wakapolda Aceh Brigjen Sutyanto kepada wartawan, di Aceh, Jumat (10/8/2012).
Dalam melancarkan operasi Ketupat Rencong itu, Polda Aceh melibatkan TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), tim kesehatan (timkes) dan pemadam kebakaran. Operasi dimulai 16 hari sebelum Lebaran tiba. "kita bersama TNI, Dishub, Timkes, dan pemadan kebakaran," terangnya.
Target pengamanan utama, memperkecil risiko kecelakaan. Menurut Sutyanto, angka kecelakaan saat mudik tertinggi merupakan kecelakaan pengendara motor (biker). "Saya mengimbau khususnya bagi pemudik sepeda motor agar lebih berhati-hati," katanya.
Dia berharap, pemudik meminta bantuan pengamanan polisi bila diperlukan. Selain itu, Sutyanto berjanji amankan rumah pemudik, objek wisata, terminal dan pelabuhan. "Sudah termasuk tempat-tempat perkumpulan massa, stasiun bus, kapal," kata Sutyanto.
Dalam operasi bersandi Ketupat Rencong 2012, polisi mendirikan 60 pos pengamanan serta 37 pos pelayanan yang tersebar di 23 kabulaten/kota di Aceh. "Untuk memberi kenyamanan bagi pemudik," jelas wakapolda Aceh Brigjen Sutyanto kepada wartawan, di Aceh, Jumat (10/8/2012).
Dalam melancarkan operasi Ketupat Rencong itu, Polda Aceh melibatkan TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), tim kesehatan (timkes) dan pemadam kebakaran. Operasi dimulai 16 hari sebelum Lebaran tiba. "kita bersama TNI, Dishub, Timkes, dan pemadan kebakaran," terangnya.
Target pengamanan utama, memperkecil risiko kecelakaan. Menurut Sutyanto, angka kecelakaan saat mudik tertinggi merupakan kecelakaan pengendara motor (biker). "Saya mengimbau khususnya bagi pemudik sepeda motor agar lebih berhati-hati," katanya.
Dia berharap, pemudik meminta bantuan pengamanan polisi bila diperlukan. Selain itu, Sutyanto berjanji amankan rumah pemudik, objek wisata, terminal dan pelabuhan. "Sudah termasuk tempat-tempat perkumpulan massa, stasiun bus, kapal," kata Sutyanto.
(mhd)