Rhoma Irama bukan tim Foke-Nara
Selasa, 07 Agustus 2012 - 14:40 WIB
Rhoma Irama bukan tim Foke-Nara
A
A
A
Sindonews.com - Tim pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) membantah anggapan yang menyebut Rhoma Irama adalah bagian dari tim kampanye pasangan nomor urut 1 itu di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Ketua tim advokasi Foke-Nara, Zamakh Sari, mengatakan Rhoma Irama tidak pernah memiliki kerja sama khusus dengan tim Foke-Nara. Untuk itu, pihaknya membantah ceramah yang diduga menggunakan isu SARA yang dilakukan Rhoma untuk kepentingan kampanye pasangan Foke-Nara.
"Sehubungan dengan adanya ceramah dari Rhoma Irama yang diduga ada isu SARA, perlu saya tegaskan bahwa Bang Haji (Rhoma Irama) bukan bagian dari tim kampanye Foke-Nara, bukan tim sukses," katanya kepada wartawan di Kantor Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2012).
Dia mengungkapkan, apa yang dilakukan Rhoma Irama ketika memberikan ceramah adalah murni kegiatannya sebagai pemuka agama. "Hadirnya Rhoma Irama sebagai mubaligh, dia menyampaikan dakwah di masjid. Soal materinya itu menjadi ranahnya ustad atau kiai," ujarnya.
Dia juga menegaskan jika kehadiran Rhoma Irama saat kampanye Foke-Nara beberapa waktu lalu adalah sebagai artis untuk menghibur pendukung pasangan Foke-Nara. "Rhoma Irama ketika itu hadir sebagai artis, bukan juru kampanye. Dia bersama Soneta Group. Kalau hubungan emosional mungkin ada," tegasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kedatangan dirinya ke Kantor Panwaslu DKI Jakarta adalah untuk memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan penggunaan isu SARA.
Ketua tim advokasi Foke-Nara, Zamakh Sari, mengatakan Rhoma Irama tidak pernah memiliki kerja sama khusus dengan tim Foke-Nara. Untuk itu, pihaknya membantah ceramah yang diduga menggunakan isu SARA yang dilakukan Rhoma untuk kepentingan kampanye pasangan Foke-Nara.
"Sehubungan dengan adanya ceramah dari Rhoma Irama yang diduga ada isu SARA, perlu saya tegaskan bahwa Bang Haji (Rhoma Irama) bukan bagian dari tim kampanye Foke-Nara, bukan tim sukses," katanya kepada wartawan di Kantor Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2012).
Dia mengungkapkan, apa yang dilakukan Rhoma Irama ketika memberikan ceramah adalah murni kegiatannya sebagai pemuka agama. "Hadirnya Rhoma Irama sebagai mubaligh, dia menyampaikan dakwah di masjid. Soal materinya itu menjadi ranahnya ustad atau kiai," ujarnya.
Dia juga menegaskan jika kehadiran Rhoma Irama saat kampanye Foke-Nara beberapa waktu lalu adalah sebagai artis untuk menghibur pendukung pasangan Foke-Nara. "Rhoma Irama ketika itu hadir sebagai artis, bukan juru kampanye. Dia bersama Soneta Group. Kalau hubungan emosional mungkin ada," tegasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kedatangan dirinya ke Kantor Panwaslu DKI Jakarta adalah untuk memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan penggunaan isu SARA.
(lil)