Tak punya biaya, pasien kabur dari RS

Selasa, 07 Agustus 2012 - 09:11 WIB
Tak punya biaya, pasien...
Tak punya biaya, pasien kabur dari RS
A A A
Sindonews.com - Ironis. Seorang pasien miskin Anto (58), terpaksa melarikan dari RSUD Subandi karena tidak mampu membayar tagihan biaya berobat.Keluarga warga Kelurahan Kebon Agung,Kecamatan Kaliwates ini pun mengaku kebingungan.

Menurut keterangan dari istri Anto, Elly menyebutkan, suaminya tersebut sudah rawat inap di rumah sakit sejak lima hari lalu.

“Suami saya sakit infeksi lambung dan sudah operasi, ketika saya kesini hari Minggu, dia sudah tidak ada dan tidak pulang ke rumah,” kata Elly menjelaskan, Senin 6 Agustus 2012.

Ironisnya, pihak rumah sakit sendiri juga mengaku tidak tahu menahu atas hilangnya pasien tersebut. Saat kejadiaan pihak keluarga sedang berada di rumah untuk mencari biaya perawatan Anto yang diklaim pihak rumah sakit mencapai Rp2,4 juta. Namun sekembalinya ke rumah sakit, Anto sudah tidak berada di kamar tempatnya dirawat.

“Waktu kejadiaan memang saya sedang pulang untuk cari uang buat bayar biaya rumah sakit, tapi waktu kembali,s uami saya sudah tidak ada,saya tanya petugas tapi mereka juga ngomongnya enggak tahu. sampai sekarang suami saya juga belum pulang ke rumah, saya cari kerumah saudara-saudara juga tidak ada,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi, salah seorang petugas jaga RSUD Subandi yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak tahu menahu atas kejadiaan tersebut.

“Tugas saya di sini cuma merawat pasien, sedangkan untuk pulang atau tidaknya pasien saya juga tidak tahu soalnya waktu itu memang keluarganya tidak ada di sini. Kita juga udah mencoba kroscek ke pihak keluarga kemarin,” ujar pria tersebut.

Sedangkan Humas RSUD Subandi Evi Justina maupun Dirut RSUD Yuni Ermita sudah dikonfirmasi namun tidak memberikan jawaban jelas. “Maaf, saya belum dapat laporan itu,” kata Yuni Ermita.

Hingga saat ini, pihak keluarga mengaku bingung karena tidak mengetahui keberadaan Anto. Terkait kejadiaan tersebut keluarga meminta pihak rumah sakit bertanggungjawab atas hilangnya salah satu pasien yang sedang menjalani perawatan tersebut.
(azh)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
21 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
38 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
46 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved