Perlu aturan batasi belanja kampanye

Senin, 06 Agustus 2012 - 17:59 WIB
Perlu aturan batasi...
Perlu aturan batasi belanja kampanye
A A A
Sindonews.com - Perlu dibuat suatu peraturan yang membatasi belanja maksimal dalam setiap pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) atau pemilihan gubenur (Pilgub). Jika tidak dibatasi, bisa menjadi celah bagi pebisnis besar untuk membeli pengaruh politik dalam melindungi bisnisnya.

Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menegaskan, peraturan Pilkada sampai saat ini belum dilengkapi dengan aturan yang cukup untuk mengantisipasi pendanaan kampanye ilegal, dana politik hasil korupsi, atau kejahatan lainnya.

“Larangan penerimaan dana parpol dan pemilu masih sebatas pada sumber asing. Belum mencakup larangan dana politik dari kalangan pebisnis besar yang potensial membeli pengaruh politik dari partai besar untuk melindungi kepentingan bisnis mereka,“ kata Siti Zuhro dalam acara diskusi bertajuk “Mencermati Praktek Korupsi Pemilukada“ di Jakarta, Senin (6/8/2012).

Menurut peneliti dari LIPI tersebut, kecendurungan itu sangat kuat mengingat kultur kapitalisme birokrat sudah terlalu lama tertanam di Indonesia.

“Tidak ada pembatasan belanja maksimal untuk kampanye adalah sisi lain yang menguntungkan partai-partai khususnya parpol kaya. Merekalah yang akan mendominasi pemasangan iklan di media dan semua sarana dalam kampanye,“ jelasnya.

Siti menambahkan, dari celah itu kemungkinan akhirnya menjadi celah untuk terjadinya korupsi politik. Pasalnya, korupsi politik biasanya dilakukan oleh orang-orang atau pihak yang memiliki jabatan atau posisi politik.

“Bagi mereka, jabatan politik tidaklah lebih dari sekadar bidang pekerjaan yang bisa mendatangkan kekayaan berlimpah dengan cara instan,“ pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
20 menit yang lalu
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
24 menit yang lalu
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
24 menit yang lalu
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
38 menit yang lalu
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
47 menit yang lalu
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
1 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved