Bentrok pemuda, kantor OKP dibakar
Senin, 06 Agustus 2012 - 09:53 WIB
Bentrok pemuda, kantor OKP dibakar
A
A
A
Sindonews.com - Diduga dipicu rebutan lahan parkir, dua massa dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) berbeda terlibat tawuran di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).
Tawuran ini berakhir dengan dibakarnya kantor salah satu OKP di Jalan Perintis Kemerdekaan, persis di belakang Suzuya Plaza. Menurut warga setempat, perseteruan massa kedua OKP tersebut pecah karena rebutan pengelolaan lahan areal parkir di Kota Tanjung Morawa, terutama di areal Suzuya Plaza. Kompleks pusat perbelanjaan ini cukup ternama di Tanjung Morawa dan ramai dikunjungi warga sehingga memberikan income besar di sektor perparkiran.
Perkelahian massal pecah sekitar pukul 12.30 WIB membuat suasana sekitar kawasan itu mencekam.
“Mereka ratarata bawa kelewang dan senjata tajam lainnya,” kata Warno (45), warga setempat.
Beruntung, ratusan personel Kepolisian Resor (Polres) Deliserdang dibantu Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Morawa turun ke tempat kejadian perkara (TKP) sebelum ada korban jiwa yang jatuh. Kedua pihak yang bertikai pun dipukul mundur. Polisi langsung memasang garis batas polisi di kantor OKP yang porak-poranda dibakar salah satu kelompok.
Sejurus kemudian, personel reserse kriminal melakukan olah TKP. Sebagian personel disebar ke sejumlah titik rawan di Kota Tanjung Morawa. Menurut Kapolsek Tanjung Morawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Telly Alvin, penyebaran personel dimaksudkan untuk mengantisipasi dan berjaga-jaga agar bentrokan tidak sampai meluas.
“Sampai sekarang ini belum ada laporan tentang korban, hanya soal perusakan kantor itu saja. Kami segera memanggil saksi-saksi, dan tentunya pengurus kedua OKP yang terkait langsung kejadian,” tandasnya.
Tawuran ini berakhir dengan dibakarnya kantor salah satu OKP di Jalan Perintis Kemerdekaan, persis di belakang Suzuya Plaza. Menurut warga setempat, perseteruan massa kedua OKP tersebut pecah karena rebutan pengelolaan lahan areal parkir di Kota Tanjung Morawa, terutama di areal Suzuya Plaza. Kompleks pusat perbelanjaan ini cukup ternama di Tanjung Morawa dan ramai dikunjungi warga sehingga memberikan income besar di sektor perparkiran.
Perkelahian massal pecah sekitar pukul 12.30 WIB membuat suasana sekitar kawasan itu mencekam.
“Mereka ratarata bawa kelewang dan senjata tajam lainnya,” kata Warno (45), warga setempat.
Beruntung, ratusan personel Kepolisian Resor (Polres) Deliserdang dibantu Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Morawa turun ke tempat kejadian perkara (TKP) sebelum ada korban jiwa yang jatuh. Kedua pihak yang bertikai pun dipukul mundur. Polisi langsung memasang garis batas polisi di kantor OKP yang porak-poranda dibakar salah satu kelompok.
Sejurus kemudian, personel reserse kriminal melakukan olah TKP. Sebagian personel disebar ke sejumlah titik rawan di Kota Tanjung Morawa. Menurut Kapolsek Tanjung Morawa Ajun Komisaris Polisi (AKP) Telly Alvin, penyebaran personel dimaksudkan untuk mengantisipasi dan berjaga-jaga agar bentrokan tidak sampai meluas.
“Sampai sekarang ini belum ada laporan tentang korban, hanya soal perusakan kantor itu saja. Kami segera memanggil saksi-saksi, dan tentunya pengurus kedua OKP yang terkait langsung kejadian,” tandasnya.
(azh)