Cegah PSK, Pemkot sisir perempatan dan hotel

Senin, 06 Agustus 2012 - 00:18 WIB
Cegah PSK, Pemkot sisir...
Cegah PSK, Pemkot sisir perempatan dan hotel
A A A
Sindonews.com - Jelang akhir Ramadan Pemkot Surabaya disibukan dengan
penyebaran pekerja seks komersial (PSK) di berbagai hotel dan perempatan
jalan.

Pemantauan ketat beberapa lokalisasi di Surabaya tak membuat sempit ruang
gerak PSK. Mereka tambah merambah tempat publik yang sulit dikontrol.
Apalagi selama bulan Ramadan ini, semua wisma di lokalisasi resmi ditutup.

Kepala Bakesbanglinmas Sumarno menuturkan, beberapa PSK kini mengalihkan
daerah operasinya di Kawasan Kremil, Wonokromo, dan jembatan Ngagel.

Pihaknya tak ingin sebaran PSK itu semakin liar di Kota Pahlawan. “Memang harus diakui kalau kebutuhan uang untuk Lebaran terus meningkat,”
kata Sumarno, Senin (6/8/2012).

Ketua Tim Posko Ramadan itu juga menjelaskan, pemantauan tak hanya
dilakukan malam hari. Sebab, pada siang hari tim yang dipimpinnya juga
terus berkeliling.

Pihaknya juga membuka tangan untuk menerima aduan dari masyarakat. Jika
memang ada yang melihat PSK masih aktif berkeliaran, dipersilakan lapor ke
kantor Bakesbanglinmas. Petugas akan langsung sidak lapangan dan mengamankan PSK tersebut.

Sejauh ini, belum ada laporan soal PSK yang masuk ke meja Bakesbanglinmas.
Keluhan yang mengalir biasanya masih soal petasan, live music, dan warung
makan yang buka tanpa dilengkapi tabir.

Semua itu dinilai mengganggu kekhusukan dalam melaksanakan ibadah puasa.
Ia tetap berharap semua pihak menjaga kenyamanan di Bulan Ramadan dengan
saling menghargai.

Dengan demikian, harmonisasi dalam bermasyarakat bisa tetap terjaga. Pemilik RHU sudah menyepakati seruan bersama.

Terpisah, Pengurus Cabang (PC) Aisyiyah dan Muhammadiyah Krembangan kemarin
mengadakan pondok Ramadan. Ada 25 PSK yang biasa mangkal di Kremil
Tambakasri diundang untuk menjadi peserta.

Acara yang digelar di Masjid Al-Islam tersebut berlangsung setengah hari. Mulai siang, hingga berbuka bersama. “Kami mengingatkan pada mereka, bahwa pintu taubat selalu terbuka,” ujar Ketua Muhammadiyah Krembangan M Arif An.

Harapannya, setelah Ramadan, para PSK itu tidak lagi terjerembab dalam
prostitusi. Mereka juga diberi bingkisan lebaran seperti sembako dan alat
salat. Bahkan, saat pembagian mukena dan sajadah, tampak sejumlah PSK
menagis terharu sesenggukan.
(lns)
Berita Terkait
Terima Laporan Masyarakat,...
Terima Laporan Masyarakat, Polsek Medan Baru Cek Langsung Diskotek dan Spa
Belasan Pelajar dan...
Belasan Pelajar dan Mahasiswa Diamankan dari Penginapan
Asyik, Kena Razia Pekat...
Asyik, Kena Razia Pekat Malah Diberi Sembako
Malam Ramadhan, Belasan...
Malam Ramadhan, Belasan Pelajar dan Mahasiswa 'Indehoy' di Penginapan
Kapolda Sumut Minta...
Kapolda Sumut Minta Jajarannya Bersama TNI Gelar Patroli Skala Besar di 4 Daerah Ini
Dicokok Aparat saat...
Dicokok Aparat saat Nongkrong dan Mabuk Lem, ABG Cowok Ini Mewek
Berita Terkini
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
14 menit yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
1 jam yang lalu
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
2 jam yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
3 jam yang lalu
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
3 jam yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved