Membelot, DPD Golkar siapkan pemecatan
Minggu, 05 Agustus 2012 - 18:39 WIB
Membelot, DPD Golkar siapkan pemecatan
A
A
A
Sindonews.com - DPD DKI Jakarta Partai Golkar menegaskan, akan bertindak tegas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua mendatang. Jika ada kader yang membelot akan diberi sanksi pemecatan.
Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Zaenudin, pihaknya akan memerintahkan semua kader Partai Golkar di Jakarta untuk mengarahkan suaranya kepada pasangan nomor urut satu tersebut.
“Kepada anggota yang memilih pasangan calon selain Foke-Nara akan kita berikan sanksi. Sanksinya akan kita berhentikan sebagai pengurus,“ kata Zaenudin kepada wartawan di Jakarta, Minggu (5/8/2012).
Zaenudin membantah ketika disinggung mengenai adanya mahar dalam kerjasama dukungan tersebut. Menurutnya, hal tersebut lebih dikarenakan adanya kepercayaan terhadap pasangan calon incumbent tersebut.
“Tidak ada mahar yang ditawarkan. Kemarin kita Rapimda dan kita berjalan cepat,“ kilahnya.
Sementara itu, Zainuddin juga sesumbar untuk putaran kedua nanti mereka dapat meraih angka 15,6 persen untuk tambahan suara buat pasangan Foke-Nara.
"Hampir semua lembaga survei menyebut kekuatan golkar 15,6 persen di Jakarta," pungkasnya.
Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Zaenudin, pihaknya akan memerintahkan semua kader Partai Golkar di Jakarta untuk mengarahkan suaranya kepada pasangan nomor urut satu tersebut.
“Kepada anggota yang memilih pasangan calon selain Foke-Nara akan kita berikan sanksi. Sanksinya akan kita berhentikan sebagai pengurus,“ kata Zaenudin kepada wartawan di Jakarta, Minggu (5/8/2012).
Zaenudin membantah ketika disinggung mengenai adanya mahar dalam kerjasama dukungan tersebut. Menurutnya, hal tersebut lebih dikarenakan adanya kepercayaan terhadap pasangan calon incumbent tersebut.
“Tidak ada mahar yang ditawarkan. Kemarin kita Rapimda dan kita berjalan cepat,“ kilahnya.
Sementara itu, Zainuddin juga sesumbar untuk putaran kedua nanti mereka dapat meraih angka 15,6 persen untuk tambahan suara buat pasangan Foke-Nara.
"Hampir semua lembaga survei menyebut kekuatan golkar 15,6 persen di Jakarta," pungkasnya.
(ysw)