Golkar ongkosi Alex Noerdin Rp20 M
Jum'at, 03 Agustus 2012 - 17:01 WIB
Golkar ongkosi Alex Noerdin Rp20 M
A
A
A
Sindonews.com - Dalam hasil audit Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap dana kampanye para calon gubernur (cagub) DKI Jakarta, diketahui adanya gelontoran dana sebesar Rp20.696.423.000 untuk pasangan cagub Alex Noerdin dan Nono Sampono.
Dana sebesar itu berasal dari Golkar dan partai koalisinya, yakni Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sumbangan itu tergolong paling besar dari sumber parpol.
Ketua Pokja Kampanye KPU DKI Jakarta Suhartono menyebutkan, total penerimaan bantuan dana kampanye itu sebesar Rp24.680.122.600.
Sedangkan dana yang dikeluarkan Partai PDI Perjuangan dan Gerindra untuk Jokowi-Ahok sebesar Rp4.400.000.000.
"Total dana kampanye yang diterima Jokowi-Ahok sebesar Rp16.314.780.019," terangnya di Kantor KPU Gambir, Jakarta, Jumat (3/8/2012).
Sementara itu, partai pendukung Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbani yakni Partai PKS dan PAN diketahui telah mengelontorkan dana sebesar Rp500.000.000.
Hidayat pun diketahui telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp19.700.104.879.
Namun, ada kejanggalan dari pasangan incumbent Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Dalam hasil audit tersebut tidak tercantum adanya aliran dana parpol pendukung pasangan tersebut.
Padahal, pasangan nomor urut satu tersebut diketahui menerima pemasukan terbesar selama kampanye putaran pertama tersebut, yakni sebesar Rp62.626.587.382.
Dana sebesar itu berasal dari Golkar dan partai koalisinya, yakni Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sumbangan itu tergolong paling besar dari sumber parpol.
Ketua Pokja Kampanye KPU DKI Jakarta Suhartono menyebutkan, total penerimaan bantuan dana kampanye itu sebesar Rp24.680.122.600.
Sedangkan dana yang dikeluarkan Partai PDI Perjuangan dan Gerindra untuk Jokowi-Ahok sebesar Rp4.400.000.000.
"Total dana kampanye yang diterima Jokowi-Ahok sebesar Rp16.314.780.019," terangnya di Kantor KPU Gambir, Jakarta, Jumat (3/8/2012).
Sementara itu, partai pendukung Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbani yakni Partai PKS dan PAN diketahui telah mengelontorkan dana sebesar Rp500.000.000.
Hidayat pun diketahui telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp19.700.104.879.
Namun, ada kejanggalan dari pasangan incumbent Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Dalam hasil audit tersebut tidak tercantum adanya aliran dana parpol pendukung pasangan tersebut.
Padahal, pasangan nomor urut satu tersebut diketahui menerima pemasukan terbesar selama kampanye putaran pertama tersebut, yakni sebesar Rp62.626.587.382.
(lns)