Peserta UKG di Sumba Timur bingung

Jum'at, 03 Agustus 2012 - 14:23 WIB
Peserta UKG di Sumba...
Peserta UKG di Sumba Timur bingung
A A A
Sindonews.com - Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) di Sumba Timur, Nusa tenggara Timur amburadul. Selain jadwalnya yang berantakan, pelaksanaannya nampak dipaksakan dan kurang persiapan.

Para peserta mengaku bingung karena jadwal pelaksanaannya berubah-ubah sehingga mereka harus mengobankan ekstra waktu dan biaya. Tak hanya itu, keterbatasan ruangan laboratorium komputer untuk pelaksanaan UKG ini juga menjadi kendala. Para peserta nampak berdesakan untuk berebut masuk ruang uji juga untuk mendapatkan nomer dan kartu peserta.

”Kita macam dibuat bola, bilangnya hari Senin lalu dilaksanakan, tapi kenyataannya sampai hari ini saya juga belum jelaskapan ikut ujian. Saya sudah bolak-balik ketiga tempat yang melaksanakan UKG tapi nama saya juga belum ada,” keluh Julius Takandjanji, seorang guru SD yang ditemui siang tadi, Jumat (3/8/2012).

Alosius Bulu Bali, seorang guru SMP yang nampak kebingungan ketika berhadapan dengan computer di ruang uji, usai mengikuti UKG mengaku bingung saat mengerjakan soal.

”saya jujur saya korban gagap teknologi. Bukan hanya saya, banyak sekali guru yang masih buta komputer apalagi internet. Tadi awal-awal saya masih tanya teknisi tapi lama-lama saya juga malu, karena macam anak SD saja tanya-tanya melulu. Hasilnya tadi juga saya dapat hanya 2,2 padahal minimal kita dinyatakan lulus kompetensi jika nilai kita tujuh,” paparnya.

Terkait sejumlah persoalan ini, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat enggan disalahkan.

“UKG ini merupakan amanat pusat dan kami rasa bermanfaat untuk pemetaan guru dan untuk mengetaui sejauh mana kualitas dan kompetensi guru dyang ada di Sumba Timur ini,” tegas Lusia Kitu, sekretaris Dinas PPO Kabupaten Sumba Timur, di sela tugasnya menagawasi pelaksanaan UKG di salah satu SMA yang ruang laboratorium komputernya dipakai untuk pelaksanaan, Kamis 2 Agustus lalu.

Adapun pelaksanaan UKG di Sumba Timur, diikuti oleh hampir tujuh ratus guru, namun sayangnya hanya tiga ruangan pada tiga sekolah yang disediakan, dengan kapasitas tiap ruangannya hanya 20 orang.
(azh)
Berita Terkait
Guru Madrasah Bersiap,...
Guru Madrasah Bersiap, Asesmen Kompetensi Berbasis Digital Dimulai Juni 2024
Siap Jadi Guru? Pendaftaran...
Siap Jadi Guru? Pendaftaran PPG Prajabatan Gelombang 2 Sudah Dibuka
Kelulusan UKPPPG Calon...
Kelulusan UKPPPG Calon Guru Gelombang 1 2025 Resmi Diumumkan, Klik Link Ini
Pemerintah Gagal, Sertifikasi...
Pemerintah Gagal, Sertifikasi Belum Tuntas, Kompetensi Guru Dipertanyakan
Kemenag Tambah Syarat...
Kemenag Tambah Syarat Calon Guru Besar, Harus Lulus Uji Kompetensi
Pertama di Indonesia,...
Pertama di Indonesia, Ribuan Guru serta Siswa Ikuti Uji Kompetensi Berbasis Literasi dan Numerasi
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
54 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved