Polisi mulai telusuri motif dendam
Sabtu, 28 Juli 2012 - 15:06 WIB
Polisi mulai telusuri motif dendam
A
A
A
Sindonews.com - Pihak kepolisian mulai menelusuri adanya motif balas dendam terkait kasus dugaan kekerasan, dan penganiayaan dalam orientasi siswa baru di Sekolah Menengah Umum (SMU) Don Bosco beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya akan kembali mendalami apakah ada motif dendam yang terjadi pada pelaku saat menjadi siswa baru di sekolah tersebut.
"Kami belum melihat ke arah itu, tapi kami akan melakukan pengembangan lebih lanjut mengenai hal itu," katanya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/7/2012).
Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih fokus pada motif penyerangan awal tersebut. Namun, dia juga tidak menampik jika nantinya ada fakta baru yang ditemukan dari hasil penyidikan.
"Motif sementara adalah, dalam penerimaan murid baru, saat ospek atau masa orientasi seniornya melakukan kegiatan ekstra, dibawa keluar dan dilakukan penganiayaan. Namun, kami belum melihat apakah ada unsur aksi balas dendam turun menurun," jelasnya.
Korban sendiri menurutnya, telah melakukan visum terkait tindak kekerasan tersebut. Hasilnya, terdapat luka memar di tangan kiri, dan luka bakar akibat sundutan rokok.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya akan kembali mendalami apakah ada motif dendam yang terjadi pada pelaku saat menjadi siswa baru di sekolah tersebut.
"Kami belum melihat ke arah itu, tapi kami akan melakukan pengembangan lebih lanjut mengenai hal itu," katanya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/7/2012).
Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih fokus pada motif penyerangan awal tersebut. Namun, dia juga tidak menampik jika nantinya ada fakta baru yang ditemukan dari hasil penyidikan.
"Motif sementara adalah, dalam penerimaan murid baru, saat ospek atau masa orientasi seniornya melakukan kegiatan ekstra, dibawa keluar dan dilakukan penganiayaan. Namun, kami belum melihat apakah ada unsur aksi balas dendam turun menurun," jelasnya.
Korban sendiri menurutnya, telah melakukan visum terkait tindak kekerasan tersebut. Hasilnya, terdapat luka memar di tangan kiri, dan luka bakar akibat sundutan rokok.
(lil)