Warga korban banjir bandang mulai bersihkan lumpur
Sabtu, 28 Juli 2012 - 12:13 WIB
Warga korban banjir bandang mulai bersihkan lumpur
A
A
A
Sindonews.com - Warga di Kawasan Nanggalo dan Pauh, Kota Padang mulai membersihkan sisa-sisa lumpur akibat banjir bandang yang masih menggenangi tempat tinggal mereka. Hingga kini, warga korban banjir bandang masih tinggal di pengungsian.
Hingga saat ini rumah-rumah warga korban lumpur belum bisa ditempati karena tertimbun lumpur bahkan hingga 40 sentimeter. Salah seorang warga Marinah mengatakan warga sangat ingin kembali tinggal di rumahnya masing-masing
"Kami mulai membersihkan lumpur. Kondisinya sangat sulit karena lumpur yang menggenang cukup tebal," ujar Marinah menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (28/7/2012).
Dalam membersihkan genangan lumpur, warga dibantu oleh personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Sebagian warga juga membersihkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Karena kekurangan air bersih, warga pun mencuci dan mandi di sungai yang airnya sudah mulai terlihat bersih. Hingga kini material lumpurbelum bisa diangkat secara maksimal/ walaupun telah dibantu dengan menggunakan alat berat. Diperkirakan keadaan ini akan bertahan hingga satu minggu ke depan.
Hingga saat ini rumah-rumah warga korban lumpur belum bisa ditempati karena tertimbun lumpur bahkan hingga 40 sentimeter. Salah seorang warga Marinah mengatakan warga sangat ingin kembali tinggal di rumahnya masing-masing
"Kami mulai membersihkan lumpur. Kondisinya sangat sulit karena lumpur yang menggenang cukup tebal," ujar Marinah menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (28/7/2012).
Dalam membersihkan genangan lumpur, warga dibantu oleh personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Sebagian warga juga membersihkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Karena kekurangan air bersih, warga pun mencuci dan mandi di sungai yang airnya sudah mulai terlihat bersih. Hingga kini material lumpurbelum bisa diangkat secara maksimal/ walaupun telah dibantu dengan menggunakan alat berat. Diperkirakan keadaan ini akan bertahan hingga satu minggu ke depan.
(azh)