Dusun Cilengar terisolasi

Jum'at, 27 Juli 2012 - 08:49 WIB
Dusun Cilengar terisolasi
Dusun Cilengar terisolasi
A A A
Sindonews.com - Akibat terisolasi, warga Dusun Cilengar, Desa Cipeles, Kecamatan Tomo, Sumedang membangun sasak (jembatan bambu) yang melewati Sungai Cimanuk sebagai akses ke dusun tetangga.

Dusun yang dihuni oleh 263 kepala keluarga (KK) dan berpenduduk sebanyak 821 penduduk, terdiri dari 8 RT dan 2 RW terisolasi oleh sungai dan kawasan Perhutani Jatigede.

Pembangunan jembatan sendiri dilakukan dan dibiayai oleh pasangan suami-istri sekaligus kokolotan atau yang dituakan Ace dan Lina, warga setempat. Dari informasi yang dihimpun, untuk akses ke dusun tetangga, satu-satunya jalur yaitu melewati Sungai Cimanuk yang berbatasan langsung dengan Dusun Kiararambay.

Sungai Cimanuk yang mempunyai lebar 50 meter ketika musim penghujan, dan 20–30 meter ketika musim kemarau merupakan jalur vital bagi masyarakat setempat. Warga Dusun Cilenger, sekaligus kokolotan dusun, Lina (67) menceritakan, dirinya bersama suami membiayai pembuatan jembatan yang dibangun dengan bahan bambu dan berdasar batu tersebut. Untuk mengganti biaya yang dikeluarkan, disepakati ada pembayaran setiap kali melewati sasak, sebesar Rp1.000 untuk pejalan kaki, dan Rp2.000 untuk pengendara motor, kecuali guru dan anak sekolah.

“Saya yang biayai, tapi pembangunannya oleh pekerja dan dibantu warga. Kasihan warga yang pulang malam kalau tidak ada sasak,” kata Lina.

Lina menceritakan, sebelum ada sasak, warga menggunakan perahu.Tetapi musim kemarau seperti sekarang, perahu sulit dipergunakan. Kepala Desa Cipeles Ruhiyat Sonjaya mengatakan, jembatan permanen sudah pernah ada pada 2003, tetapi hanya bertahan selama empat tahun karena tiang jembatan tergerus banjir hingga menghancurkan seluruh konstruksi jembatan.

Dia mengakui, sebenarnya sudah ada pembangunan kembali jembatan permanen oleh pemerintah pada Januari 2012, tetapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya.

“Sudah dibangun dua tiang beton, tetapi sampai sekarang tidak terdengar kabarnya lagi. Untuk tiang dudukan jembatan yang sudah ada biayai oleh pemerintah provinsi, sementara katanya untuk kelanjutannya dibiayai oleh Pemda Sumedang,” kata Sonjaya.

Dia mengatakan, untuk melindungi tiang yang sudah dibangun, dirinya dan warga akan membangun lingkaran kawat pengaman untuk mencegah kerusakan ketika banjir musim hujan datang. Sampai saat ini, dia masih menunggu kelanjutan pembangunan jembatan permanen itu.

“Kalau janji sudah. Katanya Rp450 juta lagi dari pemda untuk perampungan jembatan permanen ini,tapi sampai hari ini belum nongol juga,” lanjut Sonjaya.
(azh)
Berita Terkait
Jembatan di Jalan Sudirman...
Jembatan di Jalan Sudirman Pematangsiantar Terancam Ambruk, Warga Takut Melintas
Ngeri, Warga dan Anak...
Ngeri, Warga dan Anak Sekolah Bertaruh Nyawa Melintasi Jembatan Ini
Jembatan Roboh, Lima...
Jembatan Roboh, Lima Pekerja Tertimpa Besi dan Satu Tewas
Jembatan MA Salmun Retak,...
Jembatan MA Salmun Retak, Pemkot Bogor Lakukan Rekayasa Lalin
Sudah Lapuk, Jembatan...
Sudah Lapuk, Jembatan Penghubung 4 Dusun di Sukabumi Ini Belum Juga Diperbaiki
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, Dinding Jembatan Karangmojo Terancam Ambruk
Berita Terkini
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
35 menit yang lalu
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
1 jam yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
11 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
12 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
12 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
18 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved