Keraton Solo belum akur, dana hibah distop

Kamis, 26 Juli 2012 - 09:31 WIB
Keraton Solo belum akur,...
Keraton Solo belum akur, dana hibah distop
A A A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengemukakan, rekonsiliasi antara dua raja Keraton Surakarta beberapa waktu lalu, diketahui belum berjalan sebagaimana mestinya.

“Secara administrasi, rekonsiliasi itu sudah dilakukan. Namun secara implementasi tidak jalan,” ujar Bibit seusai menerima kunjungan Moeryati Soedibyo, salah satu kerabat Keraton Surakarta, di ruang kerja Gubernur Jateng, Rabu 25 Juli 2012.

Soal belum bisa jalannya hasil-hasil rekonsiliasi, ungkap Bibit,merupakan salah satu bahasan dalam pertemuannya dengan Moeryati Soedibyo. Namun dia tidak ingin membeber lebih jauh permasalahan yang masih terjadi pascarekonsiliasi itu.

“Karena masalah internal keraton. Jadi yang lebih tahu, tentu dari keraton,” katanya.

Mantan Pangkostrad ini hanya menyatakan, melihat kondisi keraton tersebut, maka pemerintah belum akan mencairkan dana bantuan hibah untuk operasional keraton. Pencairan dana sekitar Rp1,2 miliar itu masih akan perkembangan lebih lanjut.

“Bukannya menghalanghalangi (pencairan dana operasional). Tapi harus jelas dulu siapa yang mengelola, dan bertanggungjawab. Hibah ini kan duit rakyat. Jadi sasarannya harus jelas,” tegasnya.

Atas dasar itu, Bibit meminta permasalahan internal Keraton Surakarta tersebut diselesaikan terlebih dahulu. Pencairan dana hibah ini didasarkan atas permintaan Raja Keraton Surakarta. Sementara itu, Moeryati Sudibyo enggan berkomentar banyak tentang permasalahan yang terjadi di keraton. Moeryati datang bersama Ketua Yayasan Warna Warni Krisnina Akbar Tandjung itu menyatakan, bahwa pertemuan itu sekadar silaturrahmi.

“Beliau kan Gubernur, jadi kalau saya ke Semarang ya sowan,” terangnya diplomatis.

Rekonsiliasi Keraton Surakarta Hadiningrat ditandai dengan penandatanganan damai kedua raja yang sempat kisruh, yakni KGPH Tedjowulan dan KGPH Hangabehi belum lama ini. Penandatangan kesepakatan damai antar Hangabehi dan Tedjowulan yang dilakukan di Hotel Mahakam, Jakarta, hanya disaksikan Wali Kota Solo, Joko Widodo dan perwakilan kerabat Keraton GPH Suryo Wicaksono dan Moeryati Soedibyo. Menurut GPH Suryo Wicaksono, kesepakatan ini didapat tidak dengan mudah.

Sehingga dengan penandatanganan ini diharapkan menjadi tonggak baru dari sejarah keraton, setelah berserteru selama delapan tahun. Menurut Nino, perjanjian ini tidak berhenti sampai di sini. Selanjutnya perjanjian damai yang telah ditandatangani keduannya akan diratifikasi langsung oleh pemerintah. Selanjutnya akan dibawa ke Gubenur Jawa Tengah, termasuk kepada Menteri Pariwisata dan Menteri Dalam Negeri.
(azh)
Berita Terkait
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Ulama Keraton Solo,...
Ulama Keraton Solo, KRT Pujo Setyonodipuro Tutup Usia
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Pedagang Kaget, Pintu...
Pedagang Kaget, Pintu Alun Alun Utara Keraton Solo Mendadak Digembok
Acara Slametan Awali...
Acara Slametan Awali Pemugaran Pesanggrahan Langenharjo Keraton Solo
Lembaga Dewan Adat Keraton...
Lembaga Dewan Adat Keraton Solo Ganti Nama KGPH Mangkubumi Jadi KGPH Hangabehi
Berita Terkini
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
35 menit yang lalu
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
1 jam yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
11 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
12 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
12 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
18 jam yang lalu
Infografis
Akhirat, Planet yang...
Akhirat, Planet yang Belum Dijangkau Astronot Akan Diungkap?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved