JK: Masjid perlu kemandirian ekonomi

Senin, 23 Juli 2012 - 00:01 WIB
JK: Masjid perlu kemandirian...
JK: Masjid perlu kemandirian ekonomi
A A A
Sindonews.com - Masih banyak Masjid di Indonesia ini memiliki masalah terutama soal sistem dan pengaturan pengurus. Namun, selama ini persoalan itu seperti terabaikan.

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Jusuf Kalla menilai, masih diperlukan satu pedoman khusus untuk mengatur ratusan ribu Masjid yang ada di Indonesia, termasuk di Sulsel agar bisa sama dan mandiri dalam pengembangan.

JK memiliki sebuah gagasan untuk menjadikan Masjid mandiri dalam hal perekonomian dan membentuk pos-pos kesehatan.

“Selama ini, jika terjadi semacam bencana atau musibah, Masjid sering kali dijadikan tempat berlindung atau tempat menampung korban bencana, olehnya itu saya melihat perlu ada pos-pos kesehatan di setiap Masjid untuk lebih cepat dalam pelayanan masyarakat disekitar Masjid,” kata Jusuf Kalla saat bertemu dengan jajaran pengurus DMI Sulsel di kediaman pribadinya, Jalan Monginsidi, Makassar, Sulsel, Minggu (22/7/2012).

Bahkan dalam waktu dekat menurut JK, dirinya akan mengundang perbankan syariah untuk membicarakan bentuk kerjasama dengan Masjid dalam hal perencanaan keuangan hingga pengembangan untuk mencapai kemandirian ekonomi.

Hal itu menurutnya masih perlu, mengingat banyak Masjid yang berjalan sendiri selama ini sangat kesusahaan dalam pengembangannya.

Untuk menciptakan satu Masjid ideal dalam hal pengurusan baik dalam konteks keagamaan hingga kepelayanan masyarakat, menurut JK memang diperlukan satu Masjid percontohan.

Selama ini menurut dia, dari sekira 800-an ribu Masjid di Indonesia, 50 persen diantaranya masih memiliki sistem yang kurang baik.

“Itu artinya masih banyak pekerjaan kita untuk menciptakan pedoman pengurusan Masjid untuk lebih baik. DMI tidak memiliki kewenangan untuk instruksi, DMI hanya punya kewenangan untuk membuat pedoman, itulah yang nantinya akan kita kerjasamakan dengan berbagai pihak termasuk dengan Kementerian Agama,” ujar JK lagi.

Dalam pertemuan menjelang buka puasa tersebut, banyak hal lainnya soal Masjid yang mengemuka, termasuk rencana mengembalikan pedoman azan di satu radio saja agar tidak terjadi lagi masjid-masjid yang mendahului azan sebelum waktunya, dan adanya masjid yang tidak mempedulikan lingkungan sekitarnya.

“Sebenarnya kita sudah contohkan di Al Markaz Al Islami, adanya aturan tidak menggunakan kaset untuk mengaji, sehingga ada pembatasan cukup 5 menit saja mengaji sebelum adzan, karena banyak hal selama ini ditemukan, masjid-masjid mengaji sejadi-jadinya hingga berjam-jam, tanpa peduli lingkungan sekitar,” tutur JK.

Selain itu, masih banyaknya Masjid di Sulsel yang arah kiblatnya tidak tepat dan masih harus dibicarakan kembali.

“Namun jika selisihnya hanya 10 hingga 15 derajat tidak masalah, karena yang menjadi ketentuannya bukan tepatnya, tetapi arahnya. Hal ini pun terjadi di Masjid Istiqlal Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DMI Sulsel Amin Syam mengaku pertemuan pengurus DMI Sulsel dengan Ketua DMI Pusat baru yang pertama kali sejak dirinya memimpin.
“Memang banyak hal yang kami bicarakan, semuanya bukan teoritif, tetapi aplikatif sehingga kami akan berupaya menerapkannya di Sulsel,” kata dia.

Selama ini menurut Amin Syam, beberapa hal yang mengemuka di pertemuan tersebut telah diterapkan di Sulsel. Walau memang masih banyak masjid di daerah ini yang belum, atau bahkan tidak tersentuh pengurusan yang maksimal dari total masjid yang sekira 4.000 masjid di Sulsel.
(lns)
Berita Terkait
Pemancangan Perdana...
Pemancangan Perdana Masjid Al-Ikhlas PIK: Simbol Keharmonisan dan Keindahan Arsitektur Islam
Inilah 10 Masjid Terbesar...
Inilah 10 Masjid Terbesar di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia
Resmikan Masjid At-Thohir...
Resmikan Masjid At-Thohir Lampung, Erick Berkaca-kaca Kenang Kegigihan Sang Ayah
Jusuf Hamka Resmikan...
Jusuf Hamka Resmikan Masjid Babah Alun At-Taqwa di SMAN 24 Jakarta, Bercorak Oriental
Menengok Tenda Masjid...
Menengok Tenda Masjid At-Tabayyun Kompleks TVM, Gelar Salat Jumat Perdana Jamaah Terlihat Khusyuk
Pendaftaran Bantuan...
Pendaftaran Bantuan untuk Masjid dan Musala 2025 Dibuka, Begini Caranya
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
42 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved