Ramadan, kejahatan meningkat
Kamis, 19 Juli 2012 - 10:52 WIB
Ramadan, kejahatan meningkat
A
A
A
Sindonews.com - Dari catatan kepolisian, setiap Ramadan tindak kriminalitas di wilayah DKI Jakarta meningkat. Begitu pula pada Ramadan tahun ini, diperkirakan situasi dan kondisinya tak berbeda jauh dengan Ramadan sebelumnya.
Karena itu, Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan selama Ramadan ini sebagai antisipasi meningkatnya tindak kriminalitas tersebut.
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, tindak kejahatan paling menonjol di bulan Ramadan adalah pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan hipnotis.
"Paling sering ditemukan tiga jenis kejahatan itu. Kalau untuk hipnotis bisa terjadi di bus. Belum ada pelaku hipnotis yang ditangkap saat aksinya di bulan Ramadan," ujar Agung Budi saat dihubungi melalui teleponnya, Kamis (19/7/2012).
Karena itu, pihaknya akan menggelar patroli dengan skala lebih besar. Patroli digelar mulai buka puasa sampai sahur. Sebab, pada jam-jam tersebut, merupakan jam paling rawan.
Kepada masyarakat, Agung juga mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan selama Ramadan sampai menjelang Idul Fitri nanti.
"Jika ada yang ingin meninggalkan rumah untuk waktu yang cukup lama, atau mudik diusahakan untuk mengunci rumahnya dengan cara yang benar. Usahakan rumah dititipkan oleh sekuriti tempat tinggal. Barang-barang berharga disarankan untuk dibawa atau dititipkan di tempat yang paling aman. Agar tidak mengundang penjahat," imbau Agung.
Karena itu, Polda Metro Jaya meningkatkan pengamanan selama Ramadan ini sebagai antisipasi meningkatnya tindak kriminalitas tersebut.
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, tindak kejahatan paling menonjol di bulan Ramadan adalah pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan hipnotis.
"Paling sering ditemukan tiga jenis kejahatan itu. Kalau untuk hipnotis bisa terjadi di bus. Belum ada pelaku hipnotis yang ditangkap saat aksinya di bulan Ramadan," ujar Agung Budi saat dihubungi melalui teleponnya, Kamis (19/7/2012).
Karena itu, pihaknya akan menggelar patroli dengan skala lebih besar. Patroli digelar mulai buka puasa sampai sahur. Sebab, pada jam-jam tersebut, merupakan jam paling rawan.
Kepada masyarakat, Agung juga mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan selama Ramadan sampai menjelang Idul Fitri nanti.
"Jika ada yang ingin meninggalkan rumah untuk waktu yang cukup lama, atau mudik diusahakan untuk mengunci rumahnya dengan cara yang benar. Usahakan rumah dititipkan oleh sekuriti tempat tinggal. Barang-barang berharga disarankan untuk dibawa atau dititipkan di tempat yang paling aman. Agar tidak mengundang penjahat," imbau Agung.
(lns)