Kotak-kotak Jokowi tak pengaruhi pemilih
Rabu, 18 Juli 2012 - 17:46 WIB
Kotak-kotak Jokowi tak pengaruhi pemilih
A
A
A
Sindonews.com - Motif kotak-kotak yang menjadi ciri khas pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama tidak akan mempengaruhi pilihan warga Jakarta pada saat pemungutan suara 11 Juli 2012 lalu.
Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewi Aryani mengatakan, kemeja kotak-kotak yang menjadi ciri khas pasangan Jokowi-Ahok tidak akan mempengaruhi niat pemilih meskipun saksi pihaknya menggunakannya di TPS.
"Tidak (mempengaruhi) pemilih. Kami pemilih sudah memiliki pilihan sebelum pergi ke TPS," kata Dewi melalui pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Anggota Komisi VII itu juga meminta untuk tidak mempermasalahkan penggunaan kemeja kotak-kotak. "Baju kotak-kotak tidak ada hubungan dengan TPS. Semua orang boleh saja pakai baju kotak-kotak, dari jaman dulu baju kotak-kotak kan memang sudah tren," ujarnya.
Dia menilai, identiknya kemeja kotak-kotak dengan Jokowi disebabkan figur Jokowi yang merakyat. "Figur beliau sudah jadi label. Sebuah kewajaran jika kemudian yang digunakan beliau (Jokowi) ditiru masyarakat luas," ungkapnya.
Sebelumnya, Puluhan massa yang menamakan dirinya Koalisi Rakyat melakukan unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Mereka meminta KPU dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta melakukan penertiban terhadap kemeja kotak-kotak di TPS pada Pilgub DKI Jakarta putaran kedua nanti.
Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewi Aryani mengatakan, kemeja kotak-kotak yang menjadi ciri khas pasangan Jokowi-Ahok tidak akan mempengaruhi niat pemilih meskipun saksi pihaknya menggunakannya di TPS.
"Tidak (mempengaruhi) pemilih. Kami pemilih sudah memiliki pilihan sebelum pergi ke TPS," kata Dewi melalui pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Anggota Komisi VII itu juga meminta untuk tidak mempermasalahkan penggunaan kemeja kotak-kotak. "Baju kotak-kotak tidak ada hubungan dengan TPS. Semua orang boleh saja pakai baju kotak-kotak, dari jaman dulu baju kotak-kotak kan memang sudah tren," ujarnya.
Dia menilai, identiknya kemeja kotak-kotak dengan Jokowi disebabkan figur Jokowi yang merakyat. "Figur beliau sudah jadi label. Sebuah kewajaran jika kemudian yang digunakan beliau (Jokowi) ditiru masyarakat luas," ungkapnya.
Sebelumnya, Puluhan massa yang menamakan dirinya Koalisi Rakyat melakukan unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Mereka meminta KPU dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta melakukan penertiban terhadap kemeja kotak-kotak di TPS pada Pilgub DKI Jakarta putaran kedua nanti.
(lil)