Jelang Ramadan ormas Islam pawai di lokalisasi

Selasa, 17 Juli 2012 - 11:39 WIB
Jelang Ramadan ormas...
Jelang Ramadan ormas Islam pawai di lokalisasi
A A A
Sindonews.com - Sekira 53 organisasi mayarakat (ormas) yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jawa Timur (Jatim) menggelar pawai ke lokalisasi Dolly. Massa mengimbau pada masyarakat di lokalisasi agar tak beroperasi di bulan Ramadan.

Pihak kepolisian sebelumnya sudah mengumumkan larangan kepada ormas untuk tidak melakukan sweeping. Akan tetapi, Koordinator aksi Mochammad Yunus mengatakan aksi kali ini bukanlah aksi sweeping.

"Ini bukan sweeping. Coba lihat kita enggak sweeping. Hanya pawai damai menjelang datangnya bulan suci ramadan. Dan meminta agar tempat hiburan malam dan lokalisasi tutup selama satu bulan penuh ini," kata Yunus, menjelaskan saat ditemui di lokalisasi Dolly Surabaya, Selasa (17/7/2012).

Pawai syiar Ramadan ini dimulai dari Masjid Al-falah, Jalan Darmo. Kemudian ratusan massa ini bergerak menuju salah satu tempat hiburan malam di kawasan Jalan Diponegoro. Selanjutnya, bergerak menuju lokalisasi Dolly.

Di lokalisasi tersebut, massa langsung masuK gang Dolly sambil meneriakkan takbir. Sayangnya, saat pawai ini digelar sejumlah lokalisasi tampak sepi. Para "penjual" cinta yang berada di lokalisasi tersebut tidak terlihat. Bahkan, beberapa wisma juga terlihat menutup pintu.

Perwakilan ormas ini juga sempat menempel peringatan agar wisma tutup selama bulan ramadan. Bahkan, juga meminta pernyataan kesanggupan tutup yang ditandatangai oleh salah satu perwakilan masyarakat lokalisasi.

Setelah dari lokalisasi Dolly ini, dengan mendapatkan pengawalan dari kepolisian bergerak menuju lokalisasi Moroseneng, Lokalisasi Kremil Tambak Asri, Lokalisasi Dupak Bangun Sari. Kemudian berlanjut di tempat hiburan malam kawasan Jalan Dupak dan berakhir di depan kantor Pemkot Surabaya.

Yunus menambahkan, permintaan untuk tutup selama bulan Ramadan ini, sesuai dengan Perda Kota Surabaya nomor 2 tahun 2008 tentang kepariwisataan, Perda Nomer 7 tahun 1999 tentan penertiban penggunaan tempat untuk perbuatan asusila selama bulan Ramadan dan malam Idul Fitri di Kota Surabaya.

"Ada surat edaran gubernur Jawa Timur no 460/12640/031/2012 perihal penutupan lokalisasi di bulan Ramadan," terangnya.

Yunus juga meminta kepada pemerintah untuk memberikan sangsi tegas kepada sejumlah tempat hiburan malam yang membandel. "Aturan sudah jelas. Pemerintah harus bertindak," tukasnya.
(azh)
Berita Terkait
Ketum PP Muhammadiyah:...
Ketum PP Muhammadiyah: Ibadah Ramadan Lahirkan Pribadi Luhur
Muhammadiyah Putuskan...
Muhammadiyah Putuskan Awal Ramadan 18 Februari 2026
Gandeng Ormas Islam,...
Gandeng Ormas Islam, Menag Bakal Samakan Metode Penetapan Awal Ramadan
Muhammadiyah Masuk 10...
Muhammadiyah Masuk 10 Organisasi Keagamaan Terkaya di Dunia
Cicit HOS Tjokroaminoto...
Cicit HOS Tjokroaminoto Lantik Pengurus PP SEPMI dan SEPMI-WATI
Rampai Nusantara Ajak...
Rampai Nusantara Ajak Semua Pihak Jaga Ketenangan selama Ramadan
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
24 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
33 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
39 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
52 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved