BPN Bogor kaji tanah Desa Hambalang
Senin, 16 Juli 2012 - 13:26 WIB
BPN Bogor kaji tanah Desa Hambalang
A
A
A
Sindonews.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor berjanji untuk mengkaji lagi mengenai status tanah di Desa Hambalang Bogor. Upaya ini dilakukan setelah warga Desa Hambalang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor BPN Kabupaten Bogor.
Dalam aksi tersebut, warga meminta tanah Desa Hambalang yang sudah digarap oleh warga selama puluhan tahun segera dikembalikan. Kesepakatan ini muncul, setelah perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh pihak BPN.
“BPN Kabupaten Bogor berjanji akan mengecek kembali tanah yang ada di Desa Hambalang,” ujar
salah satu koordinator unjuk rasa warga Desa Hambalang, di depan kantor BPN Kabupaten Bogor,
Najamuddin, Senin (16/7/2012).
Dalam aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai kericuhan. Peristiwa ini terjadi ketika beberapa perwakilan pengunjuk rasa bertemu dengan perwakilan pihak BPN Kabupaten Bogor. Ketika itu beberapa pengunjuk rasa ingin masuk ke dalam Gedung BPN Kabupaten Bogor.
Namun upaya itu dihadang pihak aparat keamanan dari Polres Bogor. Akibatnya kericuhan pun terjadi. Dalam peristiwa ini menyebabkan, satu pagar Gedung BPN Kabupaten Bogor rusak.
Setelah pertemuan antara pihak pengunjuk rasa dengan BPN Kabupaten Bogor, mereka mulai membubarkan diri. Namun, sebelum membubarkan diri kericuhan sempat kembali terjadi.
Dalam peristiwa ini satu orang yang diduga sebagai provokator langsung diamankan polisi. Tapi orang yang diduga sebagai provokator tersebut langsung dibebaskan setelah dibantu warga.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan para warga Desa Hambalang ini merupakan rangkaian dari aksi unjuk rasa sebelumnya yang dilakukan di kantor Bupati Bogor. Bahkan ketika di kantor Bupati tersebut juga sempat terjadi kericuhan.
Dalam aksi tersebut, warga meminta tanah Desa Hambalang yang sudah digarap oleh warga selama puluhan tahun segera dikembalikan. Kesepakatan ini muncul, setelah perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh pihak BPN.
“BPN Kabupaten Bogor berjanji akan mengecek kembali tanah yang ada di Desa Hambalang,” ujar
salah satu koordinator unjuk rasa warga Desa Hambalang, di depan kantor BPN Kabupaten Bogor,
Najamuddin, Senin (16/7/2012).
Dalam aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai kericuhan. Peristiwa ini terjadi ketika beberapa perwakilan pengunjuk rasa bertemu dengan perwakilan pihak BPN Kabupaten Bogor. Ketika itu beberapa pengunjuk rasa ingin masuk ke dalam Gedung BPN Kabupaten Bogor.
Namun upaya itu dihadang pihak aparat keamanan dari Polres Bogor. Akibatnya kericuhan pun terjadi. Dalam peristiwa ini menyebabkan, satu pagar Gedung BPN Kabupaten Bogor rusak.
Setelah pertemuan antara pihak pengunjuk rasa dengan BPN Kabupaten Bogor, mereka mulai membubarkan diri. Namun, sebelum membubarkan diri kericuhan sempat kembali terjadi.
Dalam peristiwa ini satu orang yang diduga sebagai provokator langsung diamankan polisi. Tapi orang yang diduga sebagai provokator tersebut langsung dibebaskan setelah dibantu warga.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan para warga Desa Hambalang ini merupakan rangkaian dari aksi unjuk rasa sebelumnya yang dilakukan di kantor Bupati Bogor. Bahkan ketika di kantor Bupati tersebut juga sempat terjadi kericuhan.
(kur)