GP Anshor bantah dukung Jokowi
Minggu, 15 Juli 2012 - 06:05 WIB
GP Anshor bantah dukung Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Gerakan Pemuda (GP) Anshor tidak pernah menginstruksikan anggotanya yang berada di DKI Jakarta memilih pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Ketua Umum GP Anshor Nusron Wahid mengatakan, pihaknya sama sekali tidak pernah menginstruksikan para anggotanya yang berada di DKI Jakarta untuk memilih maupun tidak memilih pasangan Joko Widodo–Basuki Tjahja Purnama.
"GP Anshor itu organisasi keagamaan, siapapun yang menang kita dukung. Kita bukan politisi, Anshor tidak pernah menggerakkan anggotanya untuk dukung atau tidak dukung Jokowi dan lainnya. Para anggota maupun rakyat itu cerdas untuk memilih," katanya usai menghadiri pembukaan Islamic Financial Inclusion Summit (IFIS) Expo 2012 di Area Stadion Manahan Solo pada Sabtu 14 Juli 2012.
Dia memastikan, pihaknya juga tidak akan mengerahkan anggotanya untuk dukung mendukung pasangan tertentu dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua mendatang.
Meski demikian, dia tetap mengucapkan selamat atas perolehan suara yang diraih Joko Widodo. "Jokowi (Joko Widodo) itu orang baik, dan saya ucapkan selamat kepada beliau yang unggul di putaran pertama. Selanjutnya terserah bagi Jokowi untuk mengambil keputusan terbaik," ujarnya.
Seperti diketahui, Jokowi sempat mengatakan jika pihaknya menerapkan strategi menggaet simpati masyarakat akar bawah pada Pilgub DKI Jakarta putaran I. Aktivitas tatap muka dengan para warga DKI pun diakuinya menjadi hal yang utama dalam perolehan suara di Pilgub DKI Jakarta.
Ketua Umum GP Anshor Nusron Wahid mengatakan, pihaknya sama sekali tidak pernah menginstruksikan para anggotanya yang berada di DKI Jakarta untuk memilih maupun tidak memilih pasangan Joko Widodo–Basuki Tjahja Purnama.
"GP Anshor itu organisasi keagamaan, siapapun yang menang kita dukung. Kita bukan politisi, Anshor tidak pernah menggerakkan anggotanya untuk dukung atau tidak dukung Jokowi dan lainnya. Para anggota maupun rakyat itu cerdas untuk memilih," katanya usai menghadiri pembukaan Islamic Financial Inclusion Summit (IFIS) Expo 2012 di Area Stadion Manahan Solo pada Sabtu 14 Juli 2012.
Dia memastikan, pihaknya juga tidak akan mengerahkan anggotanya untuk dukung mendukung pasangan tertentu dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua mendatang.
Meski demikian, dia tetap mengucapkan selamat atas perolehan suara yang diraih Joko Widodo. "Jokowi (Joko Widodo) itu orang baik, dan saya ucapkan selamat kepada beliau yang unggul di putaran pertama. Selanjutnya terserah bagi Jokowi untuk mengambil keputusan terbaik," ujarnya.
Seperti diketahui, Jokowi sempat mengatakan jika pihaknya menerapkan strategi menggaet simpati masyarakat akar bawah pada Pilgub DKI Jakarta putaran I. Aktivitas tatap muka dengan para warga DKI pun diakuinya menjadi hal yang utama dalam perolehan suara di Pilgub DKI Jakarta.
(lil)