Bocah kelas V SD tewas ditabrak Transjakarta
Jum'at, 13 Juli 2012 - 17:21 WIB
Bocah kelas V SD tewas ditabrak Transjakarta
A
A
A
Sindonews.com - Bus Transjakarta kembali memakan korban jiwa. Bocah kelas V Sekolah Dasar (SD) Adam Sauki (10), tewas ditabrak bus Transjakarta bernomor polisi B 7050 IX, jurusan Ragunan-Kuningan, saat akan menyeberang jalan.
"Kasus ini ditangani di Laka Gakkum Polda Metro Jaya. Sementara pengemudinya sudah diamankan menghindari amukan massa," ujar Kepala Subdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto di Jakarta, Jumat (13/7/2012).
Ditambahkan Sudarmanto, sopir Transjakarta yang berhasil diamankan bernama Wawan Setiawan (33 tahun). "Tabrakan terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Wawan sendiri telah diamankan dan diperiksa di Polda Metro Jaya," terangnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan sang sopir, korban diketahui menyeberang jalan dengan berlari. Bus melintas dengan kecepatan cukup tinggi dan jaraknya sudah dekat dengan korban. Bus yang sudah tidak bisa mengerem langsung menabrak korban.
"Karena jarak terlalu dekat, jadi tidak sempat mengerem. Sehingga korban tertabrak di lokasi kejadian dan mengalami luka parah di kepala, sampai akhirnya meninggal di lokasi kejadian," jelas Sudarmanto.
Saat ini, bus Transjakarta yang dikemudikan Wawan berada di Polda Metro Jaya, dalam keadaan rusak karena diamuk massa. Bus dengan seluruh kaca pecah diderek oleh petugas.
"Kasus ini ditangani di Laka Gakkum Polda Metro Jaya. Sementara pengemudinya sudah diamankan menghindari amukan massa," ujar Kepala Subdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto di Jakarta, Jumat (13/7/2012).
Ditambahkan Sudarmanto, sopir Transjakarta yang berhasil diamankan bernama Wawan Setiawan (33 tahun). "Tabrakan terjadi sekira pukul 11.30 WIB. Wawan sendiri telah diamankan dan diperiksa di Polda Metro Jaya," terangnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan sang sopir, korban diketahui menyeberang jalan dengan berlari. Bus melintas dengan kecepatan cukup tinggi dan jaraknya sudah dekat dengan korban. Bus yang sudah tidak bisa mengerem langsung menabrak korban.
"Karena jarak terlalu dekat, jadi tidak sempat mengerem. Sehingga korban tertabrak di lokasi kejadian dan mengalami luka parah di kepala, sampai akhirnya meninggal di lokasi kejadian," jelas Sudarmanto.
Saat ini, bus Transjakarta yang dikemudikan Wawan berada di Polda Metro Jaya, dalam keadaan rusak karena diamuk massa. Bus dengan seluruh kaca pecah diderek oleh petugas.
(san)