Sopir angkot perkosa istri tetangga
Kamis, 12 Juli 2012 - 09:03 WIB
Sopir angkot perkosa istri tetangga
A
A
A
Sindonews.com - Seorang sopir angkot, Harmono alias Ardi (34) warga Jalan Medan Batangkuis Lorong Famili, Desa Sei Rotan, memperkosa ibu muda, Ririn Rohana (18), tetangganya sendiri.
Informasi yang diperoleh di Mapolsekta Percut Seituan, Ardi melakukan aksi bejatnya tersebut setelah melihat keindahan bentuk tubuh istri tetangganya itu. Selanjutnya dia memperkosa korban setelah masuk ke tetangganya itu secara diam-diam. Saat korban sedang tertidur lelap sendirian di kamar menggunakan pakaian tidur, Ardi pun menyelinap ke kamar tidur. Spontan korban terkejut melihat pelaku sudah berada di dalam kamarnya.
“Aku mengancam korban, jangan menjerit. Kalau menjerit dia (korban) akan kubunuh. Aku pun langsung membuka celana dalamnya,” tutur tersangka di Mapolsekta Percut Seituan.
Setelah berhasil melampiaskan nafsu bejatnya, Ardi langsung meninggalkan korban. Sebelumnya, Ardi juga mengancam korban agar jangan memberitahu kepada suaminya. Namun, ketika dia hendak melarikan diri, korban langsung menjerit meminta tolong. Warga yang mendengar suara jeritan itu langsung keluar, begitu melihat Ardi yang berusaha melarikan diri, mereka segera meringkus di depan rumah korban.
Warga yang begitu tahu korban diperkosa langsung menghakimi Ardi hingga luka parah terkena bacokan di kepala. Dengan kepala berlumuran darah, Ardi diserahkan warga ke Polsek Percut Seituan. Polisi yang melihat Ardi dalam kondisi kritis langsung membawa pelaku ke rumah sakit Martondi untuk mendapat perawatan.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Percut Seituan Komisaris Polisi (Kompol) Maringan Simajuntak melalui Kanit Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Faidhir Chan mengatakan suami korban sedang tidak berada di rumah karena sedang pergi merantau ke luar kota untuk mencari pekerjaan. Ardi menggunakan kesempatan itu untuk memperkosa korban.
“Tragisnya tersangka memperkosa korban di samping anaknya yang masih berusia satu tahun,” pungkasnya.
Informasi yang diperoleh di Mapolsekta Percut Seituan, Ardi melakukan aksi bejatnya tersebut setelah melihat keindahan bentuk tubuh istri tetangganya itu. Selanjutnya dia memperkosa korban setelah masuk ke tetangganya itu secara diam-diam. Saat korban sedang tertidur lelap sendirian di kamar menggunakan pakaian tidur, Ardi pun menyelinap ke kamar tidur. Spontan korban terkejut melihat pelaku sudah berada di dalam kamarnya.
“Aku mengancam korban, jangan menjerit. Kalau menjerit dia (korban) akan kubunuh. Aku pun langsung membuka celana dalamnya,” tutur tersangka di Mapolsekta Percut Seituan.
Setelah berhasil melampiaskan nafsu bejatnya, Ardi langsung meninggalkan korban. Sebelumnya, Ardi juga mengancam korban agar jangan memberitahu kepada suaminya. Namun, ketika dia hendak melarikan diri, korban langsung menjerit meminta tolong. Warga yang mendengar suara jeritan itu langsung keluar, begitu melihat Ardi yang berusaha melarikan diri, mereka segera meringkus di depan rumah korban.
Warga yang begitu tahu korban diperkosa langsung menghakimi Ardi hingga luka parah terkena bacokan di kepala. Dengan kepala berlumuran darah, Ardi diserahkan warga ke Polsek Percut Seituan. Polisi yang melihat Ardi dalam kondisi kritis langsung membawa pelaku ke rumah sakit Martondi untuk mendapat perawatan.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Percut Seituan Komisaris Polisi (Kompol) Maringan Simajuntak melalui Kanit Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Faidhir Chan mengatakan suami korban sedang tidak berada di rumah karena sedang pergi merantau ke luar kota untuk mencari pekerjaan. Ardi menggunakan kesempatan itu untuk memperkosa korban.
“Tragisnya tersangka memperkosa korban di samping anaknya yang masih berusia satu tahun,” pungkasnya.
(azh)