Polisi selidiki temuan mayat di Banda Aceh
Rabu, 11 Juli 2012 - 17:18 WIB
Polisi selidiki temuan mayat di Banda Aceh
A
A
A
Sindonews.com - Tim identifikasi Kepolisian Kota Banda Aceh melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Perumahan Lingke Lorong 7, Jeulingke, Banda Aceh, terkait penemuan mayat yang tak diketahui identitasnya. Hasil otopsi sementara pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Zainoel Abidin Banda Aceh, berjenis kelamin perempuan.
"Menurut dokter usianya dewasa namun belum pasti umurnya," jelas AKP Wahyudi, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Rabu (11/7/202).
Pihak kepolisian terus berusaha mengungkap motif di balik tewasnya perempuan tersebut. Selain mencari bukti-bukti baru, polisi masih menunggu hasil bedah terhadap mayat tersebut.
"Kita masih menunggu hasil bedah otak yang dilakukan tim dokter," jelas Wahyudi.
Kemarin di lokasi kejadian di sekitar mayat ditemukan selendang dan bra. Siang tadi, tim identifikasi menemukan celana kain hitam yang berbau busuk. Selain itu, di sekitar lorong dalam rumah, polisi menemukan percikan noda yang diduga kuat darah.
Hasbi, salah seorang warga sekitar, mengatakan di rumah tempat ditemukan mayat tidak tercium bau busuk. Bahkan setiap malam sering ada mahasiswa yang nongkrong di sekitar rumah. "Tak ada bau busuk yang tercium," jelasnya.
Rumah tempat ditemukan mayat, sudah tidak ditempati pemiliknya. Selain tidak beratap dan tanpa pintu serta jendela, sudah dipenuhi ilalang dan tumbuhan merambat.
"Menurut dokter usianya dewasa namun belum pasti umurnya," jelas AKP Wahyudi, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Rabu (11/7/202).
Pihak kepolisian terus berusaha mengungkap motif di balik tewasnya perempuan tersebut. Selain mencari bukti-bukti baru, polisi masih menunggu hasil bedah terhadap mayat tersebut.
"Kita masih menunggu hasil bedah otak yang dilakukan tim dokter," jelas Wahyudi.
Kemarin di lokasi kejadian di sekitar mayat ditemukan selendang dan bra. Siang tadi, tim identifikasi menemukan celana kain hitam yang berbau busuk. Selain itu, di sekitar lorong dalam rumah, polisi menemukan percikan noda yang diduga kuat darah.
Hasbi, salah seorang warga sekitar, mengatakan di rumah tempat ditemukan mayat tidak tercium bau busuk. Bahkan setiap malam sering ada mahasiswa yang nongkrong di sekitar rumah. "Tak ada bau busuk yang tercium," jelasnya.
Rumah tempat ditemukan mayat, sudah tidak ditempati pemiliknya. Selain tidak beratap dan tanpa pintu serta jendela, sudah dipenuhi ilalang dan tumbuhan merambat.
(azh)