Sulsel siap gelar Visit Sulawesi 2012

Selasa, 10 Juli 2012 - 15:50 WIB
Sulsel siap gelar Visit...
Sulsel siap gelar Visit Sulawesi 2012
A A A
SULAWESI Selatan (Sulsel) saat ini sedang melakukan persiapan untuk menggelar Visit Sulawesi 2012. Banyaknya daerah wisata di kawasan Sulsel merupakan potensi ekonomi yang harus dikembangkan oleh pemerintah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo memiliki komitmen tinggi untuk terus memajukan sektor pariwisata Sulsel. Untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Sulsel, Syahrul telah mencanangkan program Visit Sulsel 2012. Melalui kegiatan ini, tempat-tempat wisata di Sulsel diharapkan semakin dikenal dan menjadi destinasi utama wisatawan domestik maupun asing.

"Agar promosi wisata ke Sulsel semakin menggema, mari kita menyukseskan program tersebut," ujar Syahrul dalam Grand Launching dan Pemantapan Kembali Visit Sulsel 2012” di Fort Rotterdam, Makassar, Selasa (10/7/2012).

Dalam kesempatan pemantapan Visit Sulsel 2012 tersebut, Gubernur Syahrul menempelkan stiker Visit Sulsel 2012 kepada 10 taksi Bosowa secara simbolis. Nantinya, 2.000 taksi milik Bosowa akan dipasangi stiker Visit Sulsel 2012. Para sopir taksi juga diminta sebagai penyambut wisatawan domestik dan mancanegara yang datang ke Sulsel.

Saat wisatawan naik taksi, Gubernur Syahrul akan menyambut tamu dengan mengucapkan selamat datang di radio taksi. Langkah ini sebagai salah satu langkah untuk menyosialisasikan sektor pariwisata Sulsel.

Selain menempelkan stiker Visit South Sulawesi 2012, Gubernur Syahrul juga mengalungkan handuk kepada perwakilan pengusaha, organisasi massa, sopir taksi, dan media massa. “Handuk dan radio ini sebagai simbol kerja. Sulsel bisa sukses hanya dengan kerja, bukan dengan baliho dan spanduk,” kata Syahrul.

Syahrul berharap sektor pariwisata akan turut mendorong penerimaan daerah dan terus meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat Sulsel. Selama empat tahun di bawah kepemimpinan Syahrul, pendapatan rata-rata per kapita masyarakat Sulsel naik dari Rp9-10 juta per tahun menjadi Rp17 juta per tahun. Saat ini, jumlah uang beredar di Sulsel mencapai Rp131 triliun. Jumlah ini meningkat dua kali lipat daripada empat tahun lalu sebesar Rp68 triliun.

“Kondisi ekonomi di Sulsel semakin membaik dan akan terus kita perbaiki agar kesejahteraan ekonomi ini bisa dinikmati oleh seluruh warga masyarakat,” tegasnya.

Menurut Syahrul, sejak Pemprov Sulsel meluncurkan program Visit Sulsel 2012, sektor pariwisata Sulsel mendapat apresiasi dari para wisatawan dalam dan luar negeri.

“Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Oleh sebab itu, kita perlu memantapkan kembali Visit Sulsel agar gaung dan efeknya makin menggema, sehingga kontribusinya bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sulsel semakin meningkat,” kata Syahrul.

Sejak Program Visit Sulsel digelar, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk Bandara Hasanuddin, Makassar, terus menunjukkan tren kenaikan. Misalnya, pada periode April 2012 kunjungan wisman melalui Bandara Hasanuddin naik 2,78 persen menjadi 3.700 orang.

Kawasan Sulsel memiliki banyak potensi pariwisata yang sangat menarik dan eksotis. Misalnya, Taman Wisata Takabonerate di Kabupaten Kepulauan Selayar, Tana Toraja, dengan kawasan situs megalitikum, Pantai Bira di Kabupaten Bulukumba, Pantai Losari Makassar, serta keindahan pegunungan karts Taman Wisata Bantimurung di Maros.

Lebih lanjut Syahrul mengatakan, Sulsel harus belajar banyak kepada Malaysia. Melalui program yang baik dan kegiatan promosi yang kontinyu, selama tahun 2011 total jumlah wisatawan yang berkunjung ke Malaysia mencapai 24,71 juta orang. Dalam kurun waktu 11 tahun, kenaikan turis ke Malaysia telah meningkat 142 persen mengingat di tahun 2000 jumlah, kunjungan wisman ke Malaysia baru sekitar 10,2 juta orang.

Syahrul pun memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat dan sektor swasta yang telah turut serta membantu menyukseskan pariwisata Sulsel. Dengan adanya dukungan masyarakat, melalui program Visit Sulsel 2012, Syahrul menargetkan kunjungan wisatawan asing sesuai target yakni 100 ribu orang dan 4,5 juta untuk wisatawan dalam negeri. Pada 2010 lalu, jumlah wisatawan asing ke Sulsel mencapai 42.371 orang dan meningkat hingga 65.000 orang di tahun 2011.
(azh)
Berita Terkait
Resmikan Layanan Homecare,...
Resmikan Layanan Homecare, Kavacare Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis Bagi Lansia
HIMAMEN MNC University...
HIMAMEN MNC University Eksplorasi Industri FMCG melalui Company Visit ke OT Group
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
IPC Grup Palembang Gelar...
IPC Grup Palembang Gelar Roadshow Customer Visit
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
Perluas Wawasan Industri...
Perluas Wawasan Industri Mahasiswa, MNC University Gelar Company Visit ke McDonald’s
Berita Terkini
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
55 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
1 jam yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
1 jam yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved