Pilgub DKI tidak akan satu putaran
Sabtu, 07 Juli 2012 - 13:13 WIB
Pilgub DKI tidak akan satu putaran
A
A
A
Sindonews.com - Pemenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tidak mungkin dapat ditentukan dalam satu putaran. Pasalnya ada enam kandidat calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta yang sama kuat.
"Tidak masuk akal survei yang mengatakan masyarakat menginginkan Pilgub DKI Jakarta satu putaran," kata pengamat politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya seusai diskusi 'Polemik' Sindo Radio di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2012).
Menurutnya, Seluruh kandidat cagub-cawagub DKI Jakarta pasti menginginkan pemenang Pilgub bisa dilakukan dalam satu putaran untuk menghemat ongkos politiknya. Namun hal tersebut sangat sulit mungkin terjadi mengingat ada enam kandidat yang meramaikan Pilgub DKI Jakarta kali ini.
Untuk itu, dia mengingatkan seluruh warga Jakarta untuk tidak terjebak dalam berbagai hasil survei yang menyebut Pilgub DKI Jakarta kali ini hanya akan berlangsung satu putaran. "Saya ingatkan kepada masyarakat untuk jangan terjebak terhadap rilis beberapa hasil survei," ujarnya.
Sekedar diketahui, ada enam pasangan calon yang berlaga dalam Pilgub DKI Jakarta, yakni pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji- A Riza Patria, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, Alex Noerdin-Nono Sampono, dan Faisal Basri-Biem Benjamin.
Keenam kandidat tersebut telah melakukan kampanye sejak 24 Juni 2012 lalu hingga Sabtu (7/7/2012) ini. Mulai 8 Juli 2012 hingga 10 Juli 2012 Pilgub DKI Jakarta akan memasuki masa tenang sebelum pemungutan suara pada 11 Juli 2012 mendatang.
"Tidak masuk akal survei yang mengatakan masyarakat menginginkan Pilgub DKI Jakarta satu putaran," kata pengamat politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya seusai diskusi 'Polemik' Sindo Radio di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2012).
Menurutnya, Seluruh kandidat cagub-cawagub DKI Jakarta pasti menginginkan pemenang Pilgub bisa dilakukan dalam satu putaran untuk menghemat ongkos politiknya. Namun hal tersebut sangat sulit mungkin terjadi mengingat ada enam kandidat yang meramaikan Pilgub DKI Jakarta kali ini.
Untuk itu, dia mengingatkan seluruh warga Jakarta untuk tidak terjebak dalam berbagai hasil survei yang menyebut Pilgub DKI Jakarta kali ini hanya akan berlangsung satu putaran. "Saya ingatkan kepada masyarakat untuk jangan terjebak terhadap rilis beberapa hasil survei," ujarnya.
Sekedar diketahui, ada enam pasangan calon yang berlaga dalam Pilgub DKI Jakarta, yakni pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji- A Riza Patria, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, Alex Noerdin-Nono Sampono, dan Faisal Basri-Biem Benjamin.
Keenam kandidat tersebut telah melakukan kampanye sejak 24 Juni 2012 lalu hingga Sabtu (7/7/2012) ini. Mulai 8 Juli 2012 hingga 10 Juli 2012 Pilgub DKI Jakarta akan memasuki masa tenang sebelum pemungutan suara pada 11 Juli 2012 mendatang.
(lil)