Panwaslu DKI: Butuh bukti untuk tentukan pelanggaran

Sabtu, 07 Juli 2012 - 11:06 WIB
Panwaslu DKI: Butuh...
Panwaslu DKI: Butuh bukti untuk tentukan pelanggaran
A A A
Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta perlu mencari bukti kuat untuk menentukan jenis pelanggaran yang dilakukan pasangan calon gubernur (cagub) DKI Jakarta selama melakukan kampanye.

Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah mengatakan, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pelanggaran yang dilakukan pasangan calon yang berlaga dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Pasalnya, pihaknya harus terlebih dahulu memiliki bukti kuat sebelum menentukan jenis pelanggarannya.

"Dugaan pelanggaran yang kami terima di wilayah Ciracas, Jakarta Timur, perlu kami rekonstruksi kembali. Kami juga perlu mengumpulkan saksi-saksi, dan bukti. Ini tugas Panwas, dalam rekonstruksi yang utama adalah saksi, dan alat bukti," katanya dalam diskusi 'Polemik' Sindo Radio di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2012).

Dia mengungkapkan, apa yang menjadi temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta belum tentu pelanggaran dalam penyelenggaraan kampanye, karena masih membutuhkan rekonstruksi dan bukti yang kuat.

"Dalam kasus yang terjadi di Ciracas, Jakarta Timur, misalnya. Pasangan calon terlihat memberikan uang, ternyata itu diberikan timses (tim sukses) kepada anggota timses lainnya," ujarnya.

Dia menegaskan, timses pasangan calon sangat mewaspadai kehadiran anggota Panwaslu di lapangan saat kampanye. "Ketika Panwaslu aktif mengawasi, ketika kami hadir di Ciracas, Jakarta Timur. Kenapa Rp300 ribu tidak sampai? karena mereka bilang awas ada Panwas," ungkapnya.

Saat ini menurutnya, sangat banyak modus yang dilakukan pasangan calon untuk menarik masyarakat hadir dalam kampanyenya. "Kadang orang tertarik ikut kampanye, karena ada cek kesehatan, gula darah, dan tekanan darah secara gratis. Saya berharap substansinya disampaikan juga visi misi program mereka apa," tukasnya.
(lil)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
9 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
9 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
11 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
12 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
12 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
13 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved