Faisal-Biem peluangnya 50:50

Jum'at, 22 Juni 2012 - 17:20 WIB
Faisal-Biem peluangnya...
Faisal-Biem peluangnya 50:50
A A A
Sindonews.com - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 11 Juli mendatang diperkirakan berlangsung kompetitif. Bahkan diprediksi laga pertarungan merebut kursi DKI 1 itu berlangsung dua putaran.

Menurut pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Arie Sutjito, jika pilgub berlangsung dua putaran, maka calon DKI 1 dari independen memiliki peluang yang sama dalam laga itu.

“Peluangnya 50:50. Kalau satu putaran nanti terjadi percepatan pembusukan dan melahirkan anomali di Jakarta. Kalau dua putaran akan melahirkan satu lompatan. Sekarang berani nggak para pemilihnya membuat sejarah baru,” ujar Arie Sudjito, di Jakarta, Jumat (22/6/2012).

Soal korupsi partai politik (parpol) harus terus menjadi perhatian pasangan cagub Faisal Basri-Biem Benjamin serta timnya. Kata Arie, pasangan ini harus menerus memperbarui strategi untuk mengatakan kepada masyarakat soal korupsi politik yang dilakukan parpol.

“Menurut saya dia harus terus menerus menggaungkan antikorupsi. Itu sebenarnya tema besar yang harus digaungkan karena di antara para figur, dialah yang relatif dianggap sebagai tokoh bersih, bebas dari korupsi. Jakarta butuh pembaruan leadership yang lebih memadai,” lanjut Arie.

Menurut Arie, ada juga tokoh yang bagus, namun lembaga-lembaga politik yang mengusungnya banyak yang bermasalah. Faisal lahir dalam konteks sebagai leader, yakni memberi jawaban terhadap problem Jakarta yang kompleks.

Strategi lainnya adalah menjangkau kalangan kelas menengah ke bawah karena mereka dianggap lebih loyal. Menurut Arie, selama ini para kelas elit sering kali tidak memiliki loyalitas cukup kuat untuk terlibat dalam pemilu.

“Nah, jika dia mampu menjaring pengorganisasian dengan menempatkan isu-isu strategis di level kelas menengah dan grass root untuk menjaring sentimen populisme dengan baik, saya masih punya harapan besar pada Faisal,” tegas Arie.

Dia optimistis peluang calon independen masih sangat besar mengingat situasi politik saat ini. “Bisa berubah, nanti tergantung satu bulan terakhir itu. Dua minggu terakhir jadi titik penentu habis-habisan,” tutup Arie.(lin)
()
Berita Terkini
MUI Jatim Haramkan Penyalahgunaan...
MUI Jatim Haramkan Penyalahgunaan Vape, Berikut Penjelasannya
48 menit yang lalu
Roy Suryo Dilaporkan...
Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel Terkait Pencemaran Nama Baik
56 menit yang lalu
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
1 jam yang lalu
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
2 jam yang lalu
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
3 jam yang lalu
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved