Panwas DKI pertanyakan gugatan Foke-Nara

Jum'at, 15 Juni 2012 - 15:49 WIB
Panwas DKI pertanyakan...
Panwas DKI pertanyakan gugatan Foke-Nara
A A A
Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi DKI Jakarta mempertanyakan surat gugatan tim sukses (timses) Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) terhadap slogan 'Jakarta jangan lagi berkumis' yang digunakan pasangan Hendardji Supandji-A Riza Patria.

Anggota Panwaslu DKI Jakarta M Jufri mengatakan, pihaknya saat ini telah menerima surat gugatan terhadap penggunaan slogan 'Jakarta jangan lagi berkumis'. Namun, pihaknya tidak mengetahui apakah surat itu dikirim oleh timses Foke-Nara atau hanya kelompok yang mendukung Foke-Nara dalam Pemilukada DKI Jakarta nanti.

"Surat gugatan itu sebenarnya sudah ada dari tim pasangan Foke ke kami, untuk keberatan atas tagline itu. Nah, kita mau tahu apakah yang mengajukan gugatan itu dari timses Foke," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Dia mengungkapkan, hingga saat ini gugatan terhadap slogan tersebut datang dari sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pendukung pasangan Foke-Nara. "Kita ingin tahu, apakah mereka termasuk dalam timses Foke.
Soalnya di KPU DKI, baru pasangan Alex-Nono yang sudah melengkapi nama-nama tim kampanye (Juru Kampanye)," ujarnya.

Hingga saat ini, mediasi yang dilakukan pihak Panwaslu DKI terhadap dua kandidat tersebut masih belum final. Panwas telah mendengarkan keterangan dari tim ahli periklanan dan bahasa dari Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Indonesia.

Bahkan, Panwaslu DKI Jakarta juga berencana akan membawa persoalan itu ke dalam rapat pleno Panwaslu. Untuk kemudian diputuskan apakah 'Jakarta jangan berkumis' boleh digunakan dalam kampanye, atau tidak.

Sekedar diketahui, slogan 'Jakarta jangan lagi berkumis' yang dimiliki pasangan Hendardji-A Riza masih menjadi salah satu polemik menjelang Pemilukada DKI Jakarta. Pasalnya, slogan itu masih diprotes keras oleh pihak Foke-Nara.

Mediasi yang dilakukan Panwaslu DKI Jakarta juga masih belum menemui titik temu, karena kedua belah pihak masih keukeuh pada argumen. Timses Foke-Nara menilai slogan 'Jakarta jangan lagi berkumis' milik Hendardji-A Riza memiliki tendensius terhadap sosok Foke yang dikenal memiliki kumis.

Sebaliknya, timses Hendardji-A.Riza pun keukeuh bahwa kata 'Berkumis' dalam slogan itu singkatan dari Berantakan, Kumuh dan Miskin. (lil)
()
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
3 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved