2013, Sidoarjo bebas sekolah rusak

Kamis, 07 Juni 2012 - 00:02 WIB
2013, Sidoarjo bebas...
2013, Sidoarjo bebas sekolah rusak
A A A
Sindonews.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Sidoarjo menargetkan tahun 2013 sudah tidak adalagi sekolah rusak. Padahal, sampai saat ini tercatat masih sebanyak 297 ruang kelas sekolah yang kondisinya rusak berat.

Kepala Dindik Sidoarjo Agoes Boedi Tjahjono mengatakan pihaknya saat ini sudah mulai merenovasi gedung sekolah yang rusak. Bahkan, pembangunan dengan sistem swakelola dengan dana APBN sudah ditender dan siap dikerjakan.

Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan itu menjelaskan, saat ini sudah ada sekitar 78 sekolah rusak berat yang mulai diperbaiki.

"Target kita tahun 2013 di Sidoarjo sudah tidak ada sekolah yang rusak," tandas Agoes menjelaskan kepada wartawan, Rabu 6 Juni 2012.

Agus optimis target itu bisa dipenuhi, sebab dalam pembangunan sekolah/ruang kelas, banyak ditopang dana pendamping mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau block grand dari Kementrian Pendidikan (Kemendik). Selain itu, ada dana rehab dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dari data yang ada di Dindik Sidoarjo, kebanyakan sekolah yang rusak berat kebanyakan SD yang berada di daerah pinggiran. Penyebabnya, tak lain karena usia bangunannya antara 20 sampai 50 tahun.

Dindik berharap agar dalam APBD Sidoarjo tahun 2013, ada alokasi dana cukup besar untuk rehab gedung sekolah.

"Insya Allah tahun depan sekolah rusak bisa diperbaiki semuanya," tandas Agoes.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Didik Budi Santoso mengatakan jumlah gedung sekolah yang rusak tahun 2012 mencapai 297 ruang kelas.

"Data gedung sekolah sebanyak itu yang masuk ke Komisi D, itu kategorinya rusak berat," ujar politisi Hanura tersebut.

Menurut Didik, Komisi D mendorong agar perbaikan sekolah rusak menjadi prioritas pembangunan di Sidoarjo. Sebab, hal itu berkaitan dengan upaya mencetak generasi muda yang berkualitas. Tanpa pemenuhan sarana yang ada, tentunya proses belajar mengajar akan sulit berjalan.

Selama ini, lanjut Didik, Dindik Sidoarjo sudah digerojok pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai Rp 33 miliar lebih. Dana tersebut juga ditambah lagi dengan APBD dan block grand dari Kementrian Pendidikan.(azh)
()
Berita Terkini
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
1 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
2 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
2 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
3 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
4 jam yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
4 jam yang lalu
Infografis
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved