DPT bermasalah, Disdukcapil dinilai tak profesional

Senin, 04 Juni 2012 - 19:52 WIB
DPT bermasalah, Disdukcapil...
DPT bermasalah, Disdukcapil dinilai tak profesional
A A A
Sindonews.com - Lima tim sukses (Timses) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta menolak pengesahan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Salah seorang calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, A Riza Patria menilai kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi DKI Jakarta tidak profesional dalam mendata warganya.

"Ya intinya kan itu tugas aparat Disdukcapil yang tidak profesional. Itu akar masalahnya. Ini kan selalu kejadian dari Pemilu ke pemilu. Jadi aparat itu melaksanakan tugas hanya sebagai formalitas, rutinitas, tidak dilakukan dengan kesungguhan," ujar A Riza Patria kepada Sindonews ketika dihubungi, Senin (4/6/2012).

Seharusnya, kata dia, Pemprov DKI Jakarta itu memiliki data yang akurat dalam mendata warganya. "Berapa yang meninggal? Karena orang yang sudah meninggal itu tidak terdata dengan baik berarti. Masa orang yang sudah meninggal masih ada datanya. Jadi Pemda itu tidak punya sistem I.T yang baik,"tuturnya yang berpasangan dengan Hendardji Soepandji itu.

Mudah-mudahan, sambung dia, dengan adanya e-KTP saat ini bisa lebih baik dalam hal pendataan penduduk. Selain itu, ia pun menilai dalam masalah kisruh DPT ini, aparat Pemprov DKI Jakarta tidak sungguh-sungguh dalam melibatkan unsur masyarakat dalam rangka pendataan penduduk.

"Harusnya masyarakat dilibatkan secara aktif oleh Pemda, dalam rangka pendataan. Kan saat ini masalahnya, banyak Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ganda, yang meninggal, orang yang pindah," katanya.

Selain Disdukcapil, ia pun mendesak agar pihak KPU DKI bisa sungguh-sungguh dalam membenahi masalah DPT ini.

"Ya itu yang kita harapkan sekarang dalam proses ini KPU DKI bisa menindaklanjuti kalau masih ada lagi yang ganda, data ini harus terus diperbaiki sampai pada waktunya," pungkasnya.

Sekedar diketahui, lima timses yang menolak menandatangani pengesahan DPT itu adalah timses dari pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki T Purnama (Ahok), Hendardji Soepandji-A.Riza Patria, Hidayat Nur Wahid (HNW)-Didik J Rachbini (Didik), Faisal Basri-Biem Benjamin, serta pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono. Mereka menilai DPT masih bermasalah. Jadi, hanya timses pasangan Foke-Nara yang menyetujui pengesahan DPT pada Sabtu 2 Juni 2012 tersebut.(azh)
()
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
9 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
9 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
10 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
10 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved