Perampok bersenjata api satroni rumah pengusaha
Rabu, 30 Mei 2012 - 07:31 WIB
Perampok bersenjata api satroni rumah pengusaha
A
A
A
Sindonews.com - Lagi, aksi perampokan bersenjata api terjadi di Tangerang. Kali ini yang menjadi sasarannya adalah rumah Siwi Sapta Ningsih, salah seorang pengusaha di Jalan Abdurahman Saleh Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Dalam aksinya, perampok berhasil memboyong brankas uang dan barang berharga senilai puluhan juta.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, perampok berjumlah tiga orang. Mereka beraksi dengan cara melumpuhkan korbannya dengan menodongkan senjata apinya kepada penghuni rumah. Para perampok itu masuk dengan cara berpura-pura bertamu. Saat diperbolehkan masuk, mereka langsung menodongkan senjata apinya.
"Mereka datang seperti bertamu, tiba-tiba saja mereka menodongkan senjata ke leher saya dan Novi (anak korban), kami lalu disekap dilantai dua rumah," kata Tono, salah seorang pembantu rumah tangga yang disekap saat ditemui di lokasi, Selasa 29 Mei 2012.
Ditambahkan dia, setelah berhasil memperdayai kedua korban, ketiga pelaku langsung beraksi dan menggeledah isi rumah dan berhasil membawa brangkas yang berisi uang puluhan juta serta dokumen berharga milik korban.
"Saya dan Novi yang disekap dilantai dua. Saya dapat membebaskan diri dan menelepon pemilik rumah, hingga akhirnya pemilik rumah pulang dan mendapati brangkas miliknya sudah raib. Mereka membawa brangkas yang saya taruh di kamar, di dalamnya ada uang dan dokumen penting milik saya," terang Siwi, pemilik rumah.
Hingga saat ini, belum ada pihak kepolisian yang dapat dikonfirmasi, kasus ini saat ini ditangani Polres Tangerang Kota. (san)
Berdasarkan informasi yang terhimpun, perampok berjumlah tiga orang. Mereka beraksi dengan cara melumpuhkan korbannya dengan menodongkan senjata apinya kepada penghuni rumah. Para perampok itu masuk dengan cara berpura-pura bertamu. Saat diperbolehkan masuk, mereka langsung menodongkan senjata apinya.
"Mereka datang seperti bertamu, tiba-tiba saja mereka menodongkan senjata ke leher saya dan Novi (anak korban), kami lalu disekap dilantai dua rumah," kata Tono, salah seorang pembantu rumah tangga yang disekap saat ditemui di lokasi, Selasa 29 Mei 2012.
Ditambahkan dia, setelah berhasil memperdayai kedua korban, ketiga pelaku langsung beraksi dan menggeledah isi rumah dan berhasil membawa brangkas yang berisi uang puluhan juta serta dokumen berharga milik korban.
"Saya dan Novi yang disekap dilantai dua. Saya dapat membebaskan diri dan menelepon pemilik rumah, hingga akhirnya pemilik rumah pulang dan mendapati brangkas miliknya sudah raib. Mereka membawa brangkas yang saya taruh di kamar, di dalamnya ada uang dan dokumen penting milik saya," terang Siwi, pemilik rumah.
Hingga saat ini, belum ada pihak kepolisian yang dapat dikonfirmasi, kasus ini saat ini ditangani Polres Tangerang Kota. (san)
()