Cuaca buruk, pengiriman 6 jenazah ditunda

Jum'at, 11 Mei 2012 - 20:26 WIB
Cuaca buruk, pengiriman...
Cuaca buruk, pengiriman 6 jenazah ditunda
A A A
Sindonews.com - Bagian tubuh korban pesawat Sukhoi Superjet100 dipastikan sudah dimasukan dalam 12 kantong jenazah. Akan tetapi, karena cuaca buruk, jenazah belum bisa dibawa ke Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur.

"Enam kantong jenazah di helipad 2211 di Puncak satu," ujar Danrem 061 Kolonel Infantri A M Putranto kepada wartawan di posko utama penanggulangan bencana, Balai Embrio Sapi Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (11/5/2012).

Sedangkan enam jenazah lainnya, kata dia, belum diangkut atau masih berada di bawah jurang. Namun sudah dimasukkan ke kantong jenazah.

"Tidak bisa dibawa sekarang. Karena situasi cuaca yang tidak memungkinkan di lokasi evakuasi," tuturnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, sebanyak 33 unit ambulans disiapkan. "Kalau udara tak memungkinkan. Jadi evakuasi lewat darat . Tapi kemungkinan besar lewat darat, yakni jalur posko embrio. Dibawa secara berantai (Estafet)," ungkapnya.

Lalu direncanakan, lanjut dia, jenazah tersebut diterbangkan langsung ke Halim Perdanakusumah menggunakan helikopter. "Besok pagi seluruhnya dievakuasi. Besok evakuasi kita usahakan secepat mungkin," pungkasnya.(azh)
()
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved